//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Nasional

Nasib Tragis Siswa SPN Polda Jambi

spn jambi spn jambiLisnawati Boru Marpaung menagis histeris melihat anaknya Hottua Halomoan Tampu Bolon membujur kaku di kamar jenazah RSU Raden Mataher Jambi. Kapolda Jambi Brigjen Pol Satriya Prasetya, rabu (26/6) secara resmi mengumumkan penyebab kematian dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Jambi usai latihan marathon, pada jumat (21/6) dan minggu (23/6).
Lisnawati dan Altur tampu Bolon tidak mampu membendung air mata, Altur Tampu Bolon kematian anaknya merasa ganjil, memohon pihak Kepolisian dan Komnasham agar segera mengusut kematian anaknya yang ditemukan minggu (23 /6) hanya berjarak ± 200 meter dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi, tolong diusut kematian anak saya dengan sebenarnya pinta Altur Tampu bolon senin (24/6).
Kematian yang Ganjil
Polda Jambi AKBP Gatot Santosa, pada hari selasa (25 /6) mengatakan Halomoan Tampu Bolon keluar dari barisan dan langsung hilang, pada waktu berselang setelah itu kawan halomoan, Feri dari Metro Jaya Jakarta jatuh dan pingsan dalam perjalan menuju Rumah Sakit Jambi. Feri juga menghembuskan napas terakhir, hari sabtu jenazah feri diantar ke Jakarta oleh P.Situmorang petugas dari SPN Polda Jambi minggu (23/6).
Jenazah Hottua Halomoan Tampu Bolon baru ditemukan hanya berjarak 200 meter dari komplek SPN tersebut dan Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Raden Mataher Jambi guna untuk diotopsi. “Aneh, kayak misteri, masak iya nyungsep disitu, kok bisa langsung mati,” ungkap Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN).
Kapolda Jambi Brigjen Pol Satriya Prasetya mengungkapkan kematian Hotma Halomoan Tampu Bolon, siswa SPN yang mayatnya ditemukan di semak belukar, minggu sekitar jam 13,00, akibat dari kerusakan organ vital seperti jaringan otak, jantung dan kantung kemih , akibat tingginya suhu udara. Kapolda mengatakan penyebab kematian korban ini diketahui dari hasil kesimpulan visum laboraturium forensik Polda Sumatera Selatan. Dari hasil pemerikasaan luar dan dalam tubuh korban tidak ada ditemukan kekerasan, penyebabnya akibat cuaca yang ekstrim. Dari hasil hasil visum dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan tegasnya dalam jumpa Pers Polda jambi pukul 14.00 hari kamis (27/6).
Hasil penglihatan Tim BIN di komplek SPN Polda Jambi selasa (25/6) Pendidikan/latihan SPN Polda Jambi cukup keras sebab siswa SPN harus lari-lari sampai jam 13.00 siang, kebetulan cuaca di kotamadya sangat panas, seharusnya para siswa makan dan istrahat, namun siswa SPN Polda Jambi melakukan latihan lari-lari mengelilingi komplek SPN tersebut, siswa kiriman Metro Jaya Jakarta 339 orang meninggal 2 orang tinggal 337 orang,semula jumlah siswa yang ditampung SPN715. Meninggal 2 orang Feri dan Hottua Halomoan tap\mpu Bolon dan 1 orang mengundurkan diri, jumlah siswa yang tinggal di SPN menjadi 712 orang, selain itu dewasa ini siswa SPN yang sakit 11 orang yang sakit dirawat di dua rumah sakit di kota Jambi.AKBP Almansyah mengatakan 2 orang dirawat di Rumah Sakit DKT dan 9 orang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi.
Menurut AKBP Gatot Santoso dia telah diperiksa Propam Polda Jambi Kasad Brimod Polda Jambi juga Mabes Polri Jakarta. Gatot Santoso mengatakan tetap mata pelajaran telah tersusun mulai dari jam 7.00 sampai jam 17.00 sore. Dari kalangan wartawan media cetak dan media elektronik baik masyarakat berpendapat pendidikan SPN Polda Jambi terlalu keras, akibatnya ada yang mati, ada yang mengundurkan diri bahkan siswa yang sakit sebanyak 11 orang, kemungkinan korban akan bertambah bilamana pendidikan siswa SPN masih terus latihannya masih keras.
Titik terang kasus
Polda Jambi memastikan penyebab kematian Feri Wahyudi siswa SPN yang meninggal pada hari Jumat ( 21/6) sama dengan Hotma, yakni akibat dari cuaca ekstrim. Saat kejadian cuaca mencapai panas 40 derajat celcius katanya. Meski demikian menurut Kapolda pihaknya masih mendalami kasus meninggalnya dua siswa SPN Jambi tersebut, lalu apa penyebab bagian wajah lebam dan hidung rusak masuk kedalam saat ditemukan? Mantan Pejabat Bareskrim Mabes Polri ini mengatakan kondisi wajah Hottua rusak akibat terjatuh telungkup ke tanah, arena lintasan pendidikan tanahnya tidak datar,saat itu korban diperkirakan terjatuh akibat cuaca ekstrim, jelasnya.

Meski penyebab kematian dua siswa SPN Jambi sudah diketahui, Polda Jambi akan tetap melakukan pengusutan secara internal untuk mengungkap pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus ini, sedikitnya 17 orang Instruktur SPN sudah diperiksa bidang propesi dan pengamanan (BIDPROPAM) Polda Jambi terkait kasus tersebut.
Hal ini diungkapkan Kapolda Jambi Brigjen Pol Satriyah Hari Prastya kepada Wartawan dalam jumpa pers (27/6). Sudah 17 orang yang kita periksa, kalau Kepala SPN belum katanya, ditanya apakah Kepala SPN AKBP Gatot Santotso yang paling bertanggung jawab dan akan dilakukan pencopotan? Mantan Waka Polda Jambi ini mengatakan pihaknya masih melakukan penyelikan.Pemeriksaan tersebut dilakukan secara mengerucut dari bawah sampai ke atas. Kepala SPN bisa saja diperiksa, kita lihat saja hasil penyelidikannya bagaimana, namun pencopotan tidak kita lakukan terangnya lagi.
Dari tujuhbelas orang Instruktur ada yang sudah menjadi pelaku, Kapolda memastikan belum ada yang terbukti menjadi pelaku semua masih dalam penyelidikan, mengenai waktu untuk mengetahui hasil penyelidikan belum bisa dipatok kapan selesainya.
Selain itu menurut Kapolda pihanya sudah melakukan evaluasi dengan mengubah sistem pelatihan, kita lihat nanti situasi kalau mendesak kita akan kurangi latihan fisik terangnya.
Kapolda juga memastikan kalau ada informasi yang menyebutkan jumlah siswa di SPN Jambi Overload itu tidak benar, karena memiliki 700 orang lebih. Kapolda mengakui ada kelalaian dari para Instruktur yang menangani latihan, sehingga mengakibatkan tewasnya dua siswa dan 13 siswa yang dirawat, namun dia membantah jika pelatih melakukan pemukulan.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,290 hits
%d bloggers like this: