//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Nasional, Politik & Korupsi

BPR BANK DANA NAGOYA Tarik Paksa Mobil Konsumen, Diduga Kuat di Back Up Oknum Polisi

Batam-BIN. Makhmur pemilik kendaraan dengan Nomor Polisi BP 1193 PX melaporkan Bank Dana Nagoya ke Polsek Lubuk Baja tanggal 6 Desember 2012 terkait pengambilan kendaraan tanpa ijin serta dengan cara paksa.
Menurut keterangan korban berawal pada hari rabu tanggal 5 Desember 2012 jam 10 siang datang ke Bank Dana Nagoya untuk menghadap manager Ibu Maria tetapi tidak ketemu yang akhirnya bertemu pak Asril marketing Bank Dana Nagoya, pak Asril menyuruh setor uang kredit beserta denda .
Uang saya setor kepada kasir bernama Vina sebesar Rp. 2.280.000,- Sekitar jam 1 malam saya hendak pergi bersama istri ternyata mobil yang saya parkir di depan rumah ternyata tidak ada lagi, malam itu juga ,saya membuat laporan ke polsek Lubuk Baja, berhubungan surat-surat tidak ada yang saya bawa petugas menyuruh besok pagi pada tanggal 6 Desember 2012. Tanggal 26 Januari saya di panggil ke polsek, ternyata sampai disana pihak Bank Dana Nagoya tidak hadir dan hanya ketemu Kapolsek , pak Kapolsek menyarankan menempuh perdata dulu.
Jadi sekarang kasus terhadap mobil saya masih gambang juga tidak jelas , karena kalau dilihat dari cara penarikan unit tersebut kelihatannya pihak Bank Dana Nagoya diduga kuat merekayasa dalam surat pemberitahuan atau SP terhadap saya, karena SP 1, SP 2 dan SP 3 tidak pernah saya terima. Kerugian yang tidak Nampak yaitu uang cash sebesar Rp.5.500.000.- dan adapun 1 buah jam Rolex dalam laci dan surat-surat beserta buku tabungan BPR Dana Nagoya di dalam mobil, korban juga menggungkapkan sedikit tertipu, karena mobil itu ternyata rusak dan sehelai suratpun tidak saya terima . bpr nagoya
“Harapan saya semoga kasus ini cepat selesai dan pihak Bank Dana Nagoya diproses secara hukum yang berlaku, karena sudah hampir 7 bulan uang saya mandek di Bank Dana Nagoya”, terang Makhmur kepada Tim Investigasi Media BIN.
Saya juga telah memenangkan dari Lembaga Konsumen tertanggal 15 Mei 2013 yang isinya memutuskan bahwa pihak Tergugat membayar uang Rp.28.872.000.- ditambah uang ganti rugi perbaikan mobil sebesar Rp.2.665.000 .- kepada penggugat dan memberi waktu 1 bulan sejak putusan di terima kepada penggugat dan isinya juga duduk perkara pihak BPR Bank Dana Nagoya lalai dalam perlindungan konsumen dan tidak mempunyai fedusia. Maria Pimpinan BPR Bank Dana Nagoya Benkong Kamis (11-0713) ditemui TIM Investigasi juga berusaha menemui pihak Bank tidak dapat ditemui namun salah satu kasir mengatakan pimpinan ada malah yang menjawab melalui Security Hasibuan yang garang dengan gaya preman mengatakan pimpinan tidak ada ditempat. Kapolsek Lubuk Baja. Aris Rusdiyanto. SIK ketika di komfirmasi Media BIN melalui seluler mengarahkan kepada Kanit Reskim saja. Menurut keteranganb nya .ini jelas seakan–akan ada reayasa dan kerja sama antara pihak pengayom hukum setempat dan pihak bank tersebut serta sejauh ini Tim investigasi akan mencari terus kejelasan hal tersebut. ( Redaksi /Tim Kepri )

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,290 hits
%d bloggers like this: