//
you're reading...
Politik & Korupsi

BANTUAN SAPI KELOMPOK TANI DIJADIKAN AJANG KORUPSI OKNUM DINAS PERTERNAKAN

foto sapi1KABUPATEN SUKABUMI – BIN.
Dugaan penyalahgunaan bantuan di lingkungan Dinas perternakan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat tahun anggaran 2012-2013 yang di jadikan ajang korupsi oleh pihak kelompok tertentu dan para oknum di dinas peternakan, pasalnya bantuan sapi perah maupun sapi daging tidak tepat sasaran seperti yang terjadi di kelompok tani Rukun Utomo Kp.Legok Koneng Rt.01 Rw.01 desa Neglasari kecamatan Nyalindung, kelompok yayasan Alhasanah Kp.Cirendeu desa Pagelaran kecamatan Purabaya, kelompok Harapan Putra kp. Cikareo desa Sukadamai kecamatan Cantayan dan kelompok tani Cibeureum kp Cibeureum desa Tegal Panjang kecamatan Cirenghas.
Kelompok tani Rukun Utomo yang beralamat di kp.Legok koneng Rt.01 Rw.01 desa Negalasari Kecamatan Nyalidung yang memiliki 8 anggota. Menurut pengakuan ke 8 anggota dari jumlah penerima bantuan sapi yang seharusnya per anggota 3 ekor tapi kenyatannya hanya 2 ekor. Alasannya yang 1 ekor lagi untuk pembuatan air bersih. Aturan tersebut dilakukan oleh Hari pendamping dari dinas Pertenakan Kabupaten Sukabumi. Selain itu, bantuan sapi tersebut kondisinya kecil dan kurus. Ada salah seorang anggota kelompok rukun Utomo mengaku menjual sapi bantuan 2 ekor hanya untuk dibelikan 1 ekor sapi perah saja yang layak.
Menurut keterangan para anggota yang berhasil ditemui wartawan Bin di rumahnya kp, Gandasoli desa Cisitu Kecamatan Nyalindung yang mendapat bantuan dari kelompok yayasan Al-hasanah Kp.Cirende Desa pagelaran kecamatan Purabaya yang diketuai Mursid mendapatkan bantuan sebanyak 18 ekor sapi daging. Sapi tersebut yang 6 ekor titipan Pak Mursid yang 12 ekor dibagikan ke 12 anggota. Kemudian sapi tersebut induknya sudah diambil lagi oleh Mursid ketua yayasan Al- hasanah. Selain sapi induknya sudah diambil termasuk titipannya yang 6 ekor, anggota kelompok tani harus membayar 30% dari anaknya. Yang lebih tragis lagi sapi yang masih menyusui anaknya dipaksa diambil tanpa toleransi oleh para mafia sapi.
Hal yang sama dilakukan para mafia bantuan sapi di kelompok Harapan Putra kp. Cikareo Desa, Sukadamai Kecamatan Cantayan dan kelompok Cibeureum Desa Tegal Panjang kecamatan Cirenghas. Kelompok rukun tiga itu beralih fungsi menjadi hak milik pribadi padahal pemerintah memberi bantuan kepada para anggotanya. Bantuan tersebut menjadi milik ketua kelompok alias pribadi dan golongan tertentu untuk mencari keuntungan.
Sampai berita ini diturunkan terkait anggaran milyaran rupiah yang digelontorkan dari kementrian maupun provinsi ke Dinas perternakan Kabupaten Sukabumi, Kepala dinas Perternakan Kodir saat diminta konfirmasi media Bin lewat selular tidak pernah diangkat dan sms pun tidak pernah membalas. Untuk itu kepada dinas terkait dan penegak hukum agar segera menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. (TIM)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,113 hits
%d bloggers like this: