//
you're reading...
Nasional, Politik & Korupsi

PROYEK JALAN MARAK DI BATAM Terkesan Semrawut dan Tertutup

Berita 01CBerita 01B
Berita 01A

Mobil Dinas Kepala Kejaksaan Negeri Batam yang sering memakai plat merah dirubah hitam

Mobil Dinas Kepala Kejaksaan Negeri Batam yang sering memakai plat merah dirubah hitam

BATAM – BIN. Proyek pembangunan ruas jalan terlihat mulai dari Kantor Walikota Batam , perumahan Baverly sampai tahap perumahan Masyeba kecamatan Batam Kota Batam Centre. Pembangunan ruas jalan terlihat semrawut. Sepanjang ruas Jalan depan Kantor Walikota Batam dilakukan semenisasi, sedangkan pembangunan ruas jalan dari perumahan Baverly sampai perumahan KDA dilakukan dengan pengerataan tanah, lapisan Batu dan lapisan terakhir Aspal dan disimpang lampu merah menuju perumahan Masyeba terlihat kontruksi pengerjaan semenisasi yang mengunakan Besi 8 mili. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 sebagaiman diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa yang dilaksanakan berdasarkan Nilai Anggaran lebih dari 200 Juta Rupiah dilakukan Pelelangan dan kurang dari 200 Juta Rupiah akan ada penunjukan langsung dan diselengarakan terbuka untuk umum. Pembangunan Ruas Jalan sebelumnya daerah Telaga Punggur Kecamatan Nongsa yang di anggarkan dari APBN yang bernilai Milyaran Rupiah dan kontruksi penimbunan, lapisan Batu dan ditutup lapisan Aspal dengan Konsultan Pengawas PT. PORTAL ENGINEERING PERKASA yang diartikan PEP milik siapa tidak ditemukan kantor di Batam atau Kepulauan Riau. Menurut pekerja proyek yang dilihat mengatakan mereka hanya pekerja dan mengenai konsultan bukan wewenangnya atau langsung saja konfirmasi kepada pengawas konsultan lapangan.
Konsultan pengawas lapangan PT PORTAL ENGINEERING PERKASA yang hendak dikonfirmasi tentang spesifikasi proyek jalan dan standar lamanya pembangunan jalan mengatakan “ langsung aja ke Otorita Batam atau Badan Kawasan kalau mau melihat Spesifikasi atau standar pengerjaan jalan ini ,” sambil meninggalkan Wartawan Media BIN.
Kepala Kantor Badan Kawasan Batam yang di konfirmasi melalui Direktur Publik Dwi Djoko Wiwoho melalui Handphone terhadap proyek Ruas jalan tidak menjawab.
Walikota Batam yang dikonfirmasi melalui handphone tidak menjawab melalui Kabid Humas Pemko Ardi tidak menjawab juga. Kepala Kejaksaan Negeri Batam yang sering memakai plat merah berubah hitam juga tidak dapat di temui. Kantor Kejari Batam mendapatkan dana alokasi TATA KOTA BATAM dengan Alokasi APBD Kota Batam.
Apakah Komisi Pemberantasan Korupsi bisa menembus pelanggaran Tindak Pidana Korupsi di Kepri terhadap Aparatur Negara Republik Indonesia yang melakukan Gratifikasi dan sejumlah Perusahaan? Dengan objek pemberian V ?. Semoga KPK bisa menyelidiki dan menangkap pelaku-pelaku Tindak Pidana Korupsi sesuai anggaran yang di terima dari APBN rakyat Indonesia yang lebih besar. ( TIM / ARIANTO)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: