//
you're reading...
Nasional

MARAKNYA CALO LIAR DI TERMINAL ANTAR KOTA BATULAYANG

caloWAKA POS POL TERMINAL BATULAYANG  AIPTU  PANDE MADE WIDASTRA

PONTIANAK UTARA, Bin Kalbar,  Marak nya para Calo di terminal Antar Kota batulayang yang terletak di jalan khatulistiwa kecamatan siantan Kabupaten Pontianak dimana pantauan dari wartawan BIN kita pada hari selasa (24/12) terminal tersebut seolah olah sudah tidak ada lagi kepengurusan nya, untuk pembelian tiket saja Loket nya entah kemana, kantornya ada tetapi petugasnya kosong, Bus yang datang dan pergi tidak diatur dengan rapi, bisa kita lihat para penumpang banyak sekali mengeluhkan Loket untuk pembelian tiket Bus tersebut, sehinggah memberikan kesempatan kepada para Calo untuk menjual tiket diatas harga yang ditentukan, Dimanakah para Aparat kita itu berada ? kenapa dibiarkan begitu saja ? bisa kita lihat di terminal Antar Kota batulayang ini memiliki Pos Pol dan juga Dinas Perhubungan yang bertanggung jawab serta selaku Kepengurusan nya disana, setiap Bus yang keluar diwajibkan untuk membayar Retribusi, kenapa tidak ditata dengan Rapi ? tidak seharusnya lah para penumgpang kita selalu mengelukan terminal Antar Kota Batulayang kita ini.
Diharapkan Pemerintah Daerah segerah untuk membenahi serta segerah menata ulang dan juga aturan dan peraturan para Supir, begitu juga para Calo yang begitu ramainya menjulkan tiket BUS diatas harga yang di tentukan, tidak seharusnya dibiarkan begitu saja, Aparat Kepolisian setempat haruslah jelih segerah bertindak bilama nama melihat ada yang berbuat demikian, Pos pol Batulayang juga seharusnya menambah Anggota nya supaya bisa terpantau dengan baik terminal batulayang kita ini, supaya bisa terhindar dari para Oknum terhadap para penumpang tersebut.
Ardi (48) warga Kuala Dua sekeluarga yang hendak pulang ke Darit juga merasa terkejut hendak membeli tiket seharga 50 Ribu Rupiah perorang nya dari Calo yang menawarkan kepadanya, saya biasanya hanya 35 ribu saja itu sudah mahal, untung saya kenal salah satu Aparat Polisi yang jaga disini, sehinggah saya minta dibelikan tiket dengan harga yang setara ditentukan, saya berharap kepada pemerintah Daerah dan juga Aparat Kepolisian yang ada di terminal batulayang ini,  supaya segerah lah di tertipkan para Calo yang sengaja untuk mencari keuntungan dua kali lipat dari harga tiket  tersebut, saya kuatir nantinya akan menjadi persoalan yang besar sehinggah bisa terjadi hal hal yang tidak kita inginkan, seperti terjadinya perkelahian antar para Calo, pertengkara mulut antar para penumpang tersebut.
Begitu juga bapak Sujak seorang supir BUS trayek mempawah dulunya supir BUS Kota dari tahun 1985 hinggah sekarang ini mengungkapkan, kita para supir sudah bosan untuk melaporkan nya kepada Aparat terkait disini, ditindak pun hanya sebentar saja, sepertinya mereka ini kebal akan Hukum di Negara kita ini atau ada apanya dengan para Penegak Hukum kita ini ?  untuk loket penjualan tiket sudah tidak berfungsi dari tahun 2009 hinggah sakarang ini,  sehinggah membuat para penumpang kebigunggan untuk mendapatkan harga tiket yang sesuai, padahal kita disini bayar juga Retribusinya setiap kita keluar terminal  membawa penumpang, harapan saya supaya pemerintah segerah untuk membenahi terminal kita ini, begitu juga aparat penegak Hukum nya bisa betul betul untuk bertindak sesuai dengan aturan dimana supaya terminal batulayang kita ini bisa bersih dari calo yang berkeliaran dimana mana.
Waka Pos Pol Batulayang Sektor  Pontianak Utara  Aiptu Pande Made Widastra mengatakan, untuk di Pos Pol Batulayang kita ini memiliki Anggota sebanyak 7 personil pergantian Sip setiap hari nya, memang persoalan Tiket ini banyak sekali masukan dari para penumpang kita, saya selama masuk disini sudah 3 tahun nan memang Loket nya sudah tidak ada, sehinggah membaut para Calo ini lah yang menjual nya dengan harga yang melebihi  harga yang sebenar nya, kita juga sudah pernah menyampaikan kepada kepengurusan terminal batulayang tersebut, namun sampai sekarang ini belum di tanggapi dengan baik apa yang kami sampaikan itu, begitu juga terhadap laporan para penumpang atas apa yang di lakukan oleh para Calo disini, kita tindak lanjuti dan juga kita proses apabila ada yang melaporkan ke kami adanya ketidak wajaran penjualan tiket serta adanya pemaksaan terhadap para penumpang kita tersebut, harapan saya supaya segerah lah dibuatkan Loket untuk penjualan tiket sehinggah kita tau berapa harga tiket yang ditentukan sehinggah tidak ada lagi yang menjual diatas ketentuan itu.
Pihak Perhubungan yang bertanggung jawab untuk pengelolaan terminal Batulayang salah satu personil yang kita Hubungi Yamsyah dari Dishub mengatakan, saya sebagai petugas Dishub disini dari tahun 1999 hinggah sekarang, untuk petugas kita ada 6 orang secara bergantian perharinya, memang disini sering para penumpang itu mengeluhkan tentang Loket penjualan Tiket tersebut, tahun 2014 akan segerah dibangun, harapan kita adanya perubahan untuk terminal batulayang kita ini bisa memberikan suasana yang lebih tertip dan juga bisa memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin terhadap para penumpang kita.  ( PRAYETNO JASMO, Bin Kalbar )

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,591 hits
%d bloggers like this: