//
you're reading...
Nasional

PEMKAB PONTIANAK SEGERAH MENGAMBIL LANGKAH TEGAP UNTUK PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR PT MAS DENGAN WARGA WAJOK HULU

pt mas USMAN SANTAR SELAKU TIM 6 ( kiri ) SAMSUDIN SELAKU KETUA YAYASAN  YKSS ( tengah )  A’AN SARIAN SELAKU KOORDINATOR  YKSSMEMPAWAH, Bin Kalbar, Masyarakat Eks Konflik Sosial yang berada di Desa Wajok Hulu Kecamatan Siantan Kabupaten Pontianak kembali lagi turun untuk mengadakan Unjuk Rasa guna untuk menyampaikan Aspirasinya ke Kantor Bupati Pontianak (19/12) sebelum nya para warga juga melakukan pencabutan Sawit dan digantikan nya Pohon Pisang dan juga Pohon Karet, sebagaimana kita ketahui bahwa di Duga PT Mitra Andalan Sejahtera ( MAS ) mencaplok lahan milik warga Eks Telok Dalam Desa Wajok Hulu seluas 42 Hektar, serta warga juga pertanyakan kenapa lahan mereka yang masih dalam persengketahan telah di Police Line oleh pihak Kepolisian Sektor Siantan / Jungkat, dimana di katakana Koordinator  Yayasan Eks Konflik Sosial Sambas A,an Sarian kepada BIN.
Sekitar ratusan  Para warga Eks Konflik Sosial yang mengadakan Unjuk Rasa tersebut sesampai di Kantor Bupati Pontianak mereka di terima langsung oleh bapak Wakil Bupati Pontianak Rubijanto, Asisten 1 Mochrizal, Plt Sekda Firman Juli, serta para pejabat yang lain nya, sedangkan bapak Bupati Ria Norsan masih mengikuti siding paripurna di DPRD, sekitar belasan perwakilan dari para pemdemo tersebut di persihlakan memasuki ke Ruang Rapat guna untuk menyampaikan Aspirasinya, sebagian nya menunggu di luar kantor Bupati, suasanya penyampaian Aspirasi oleh para warga tersebut berjalan dengan Lancar Aman serta tertib, namun puluhan aparat Polres  maupun Sat Pol PP berjaga jaga di dalam mau pun diluar Gedung tersebut.
Permasalahan yang terjadi antar PT MAS dengan Warga Eks Wajok Hulu sudah berjalan kurang lebih Tiga tahunan lamanya, setiap kali diadakan pertemuan antar PT MAS dengan Warga di Kantor Desa Wajok Hulu maupun di Sektor Siantan / Jungkat tersebut namun tidak mendapatkan hasil keputusan yang terbaik diantara PT MAS dengan Warga Eks Konflik Sosial Wajok Hulu tersebut.
Kapolsek Siantan / Jungkat Lusiana Feni  SH Mengatakan, sudah berbagai mediasi yang telah kita lakukan namun sampai hari ini juga masih belum mendapatkan hasil yang terbaik diantara kedua belah pihak yang bersengketa lahan tersebut, sehinggah para warga Eks Konflik Sosial menyampaikan Aspirasinya ke Kantor Bupati Pointianak untuk di tindak lanjuti permasalahan antar perusahaan Sawit PT Mitra Andalan Sejahtera (MAS) dengan warga Wajok hulu tersebut.
Koordinator Eks Konflik Sosial Aan Sarian mempertanyakan kenapa lahan mereka harus di Police Line ?itu bukanlah pengerusakan? lagian lahan yang kami cabut tanaman sawit itu adalah tanah Warga dan kami gantikan dengan tanaman kebun, kenapa seolah oleh warga kita yang menyerobot tanah perusahaan PT MAS itu? Sekarang yang disalakan kami selaku warga tetapi kalau Perusahaan Sawit yang salah kenapa tidak di Tindak sesuai dengan Hukum yang berlaku? Kenapa kami yang hanya para petani kecil yang tidak mengerti hukum kok selalu disalahkan? Sekarang Dimana rasa keadilan itu buat kami sebagai Warga yang jelas jelas kami adalah pemilik hak tanah tersebut, kami memiliki surat menyurat yang sah, dan kami juga tidak pernah menjual tanah kami kepada PT MAS ? kami juga meminta supaya pihak perusahaan tidak lagi untuk melakukan Aktifitas nya di lahan kami, Untuk itu kami sangat berharap kepada Pemkab Pontianak mau memfasilitasi permasalahan warga tersebut, sebagaimana kita semua tau bahwa lahan kami di Police Line ini sudah jelas bahwa tidak menunjukan lagi keberpihakan pada warga Eks Konflik Sosial kami ini, kata Aan Sarian kepada BIN pada saat mengadakan Unjuk Rasa di Kantor Bupati Pontianak tersebut.
Sehabis siding paripurna DPRD Bupati Pontianak Ria Norsan meyambut baik Aspirasi yang disampaikan oleh warga Wajok Hulu tersebut, serta akan kita melakukan pengecekan Dokumen antara Kepemilikan warga dengan PT MAS, saya sangat berharap kepada warga untuk segerah mungkin mengumpulkan Dokumen kepemilikan tanah,  kami akan segerah melakukan pemeriksaan termasuk dari PT MAS, melalui bidang Pemerintahan setelah itu akan kita lakukan pengecekan di lapangan bersama sama, kata Bupati Pontianak Ria Norsan.
namun untuk keinginan warga yang menyampaikan  supaya dihentikan Aktifitas dari pihak perusahaan tersebut, bapak Bupati tidak dapat memenuhinya, dikarenakan menurut bapak bupati Pontianak masih belum ada kepastian didalam keputusan Hukum, sehingga masih harus dilakukan pemeriksaan secara terperinci,  kita juga akan segerah memanggil pihak dari PT MAS tersebut untuk memintai penjelasan, yang pasti akan kita Cek kebenaran nya melalui surat kepemilikan  Tanah, harus kita lihat dulu, sebab kita juga belum tau siapa yang benar dan juga siapa yang salah, kalau itu sudah ada keputusan Hukum, maka akan kita tindak lanjuti, ungkap Bupati Pontianak Ria Norsan.

(  TENGKU, Bin Kalbar )

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,133 hits
%d bloggers like this: