//
you're reading...
Politik & Korupsi

“Tikus-tikus” Pengadaan Alkes Kembali Bertambah…dr.Yuendri ditahan dan dr.Ratna menyusul atas dugaan Korupsi uang Negara sebesar 4,5 Miliar

dr.Ratna Yuniarti

dr.Ratna Yuniarti

dr.Yuendri Irawanto

dr.Yuendri Irawanto

SAMPIT, KALTENG – BIN. Kejaksaan Negeri Sampit akhirnya berhasil menepati janjinya untuk segera menciduk tikus-tikus pengadaan Alkes pada Rumah Sakit Umum Dr.Murjani Sampit pada Senin (20/01/14)
Direktur Aktif Rumah Sakit Umum Dr.Murjani Sampit dr.Yuendri Irawanto dan Mantan Direktur dr.Ratna Yuniarti resmi menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejaksa Negeri Sampit setelah menjalani Pemeriksaan meraton pada senin (20/01)
Hasil Pantauan Wartawan Berita Investigasi Nasional kedua tikus itu datang menghadiri panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Sampit sebagai tersangka sejak pukul 09.00 Wib, keduanya diduga turut bertanggung jawab atas dugaan Korupsi proyek pengadaan Alat Kesehatan Rumah Sakit Umum Dr.Murjani Sampit yang menyebabkan kerugian Negara sebesar 4,5 Miliar rupiah.
Kedua tersangka masing-masing didamping oleh pengacaranya saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sampit, seperti dr.Yuendri Irawanto diperiksa oleh Kasi Pidsus Yan Syarifudin dan dr.Ratna diperiksa oleh Kasi Intel HM. Karyadie, Saat menjalani Pemeriksaan dr.Ratna sedang sakit, akhirnya pemeriksaan Wanita berjilbab ini dihentikan, dr.Ratna hanya menjalani pemeriksaan selama 1,5 jam.
Menurut Kejari Sampit Nanang Ibrahim Saleh“Tersangka (dr.Ratna ) sedang sakit , dilengkapi dengan surat resmi dari dokter, maka pemeriksaannya akan kami lanjutkan pekan depan, dalam kasus itu kemarin dr.Ratna didampingi oleh dua orang pengacara yang dikuasakan yakni Nurhajiah dan Burhansyah sedangakan dr.Yuendri didampingi oleh tiga orang pengacara yakni Much Imam, Hartono dan seorang pengecara dari Jakarta yakni bernama MH Hadi Wenengku” ujarnya.
Hari itu kelihatannya pemeriksaan difokuskan dengan dr.Yuendri secara intensif, sempat terjadi perdebatan antara Tim pengacara dengan penyidik, dimana dr.Yuendri mengajukan Surat penangguhan penahanan kepada Kejari Sampit, sepenuhnya ditolak , bahkan proses untuk penahanan sendiri sempat tertunda, walau proses pemeriksaan sudah rampung semua hingga pukul 15.30 Wib sore hari, pasalnya Yuendri memilih bertahan didalam ruangan dengan alasan sempat menolak untuk menanda tangani Berita Acara Penahanan oleh Kejaksaan.
Akhirnya sekitar pukul 17.15 Wib petang Yuendri dengan berpekaian Rompi tahanan Kejaksaan digiring jaksa untuk memasuki mobil tahanan dan akan dititipkan di Lapas kelas II B Sampit, Yuendri kelihatan tergesa-gesa untuk menghindari jepretan para Wartawan.
“Tidak ada alasan bagi kami untuk mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan tersangka, tetap akan kita tahan “ jelas Kejari
Sebagaimana kita ketahui bahwa sebelumnya sudah ada dua orang tersangka yang sudah ditahan yakni Asep dan Herlina dari hasil pengembangan penyidikan ternyata ada keterlibatan dr.Yuendri dan dr.Ratna, Yuendri sangat jelas selaku penerima barang yang belum lengkap, sedang dalam berita Acara , seolah-olah sudah lengkap, Sebagian ada alat yang tidak sesuai spesifikasi, kata Karyadie Kasi Intel dan Kasi Pidsus Yan Syafrudin. (to)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,133 hits
%d bloggers like this: