//
you're reading...
Nasional

Takut Terkuak ? Kepala Dinas PU Maros Pilih Aksi Hindari Wartawan

Dikalangan pejabat ibarat sudah terjangkit virus malas ketemu (MK) atau alergi dengan Pers atau LSM, ketakutan dan was-was apakah karena ada kesalahan ………. ?

Sulsel Maros (BIN).- Pejabat setingkat kepala dinas merupakan tulang punggung kepala daerah dalam merancang dan melaksanakan setiap program pembangunan yang telah ditetapkan, baik yang bersumber dari APBN, APBN-P, APBD ataupun sumber-sumber lainnya. Dalam pelaksanaan kegiatanya baik fisik ataupun non fisik tidak terlepas dari kontrol dan pengawasan DPR/DPRD dan mitra lainnya seperti LSM dan Pers.
LSM dan Pers adalah lembaga sosial kontrol yang mempunya fungsi dan peran yang sangat besar dalam pembangunan. Kiprahnya dalam menjalankan tugasnya tidak terlepas dari cemoohan, hujatan, celahan, hinaan bahkan di lecehkan dan diremehkan skalipun kadan dipuji. Tidak semua pejabat bisa menghargai, bahkan ada yang menganggap momok yang menakutkan, disisi lain sering dijumpai perselingkuhan yang di dasari saling melindungi, saling memberi dan saling menerima serta saling menguntungkun, hampir di setiap SKPD terdapat kejadian seperti ini, bahkan lebih parah adalah sering terjadi kesepakatan dibawah tangan yang tidak dapat dibuktikan namun disepakati diantara pemilik kepentingan utamanya pihak kontraktor dan brooker-brooker lainnya.
Gambaran singkat tersebut di atas adalah analisa kejadian satu tahun terakhir, pelaksanaan kegiatan proyek 2013 berjalan dengan baik di seluruh SKPD, dan dinas PU adalah salah satu SKPD pemilik proyek terbesar yang dalam pelaksanaan kegiatan proyeknya dan terkadang masih dijumpai hasil yang kurang memuaskan dengan kualitas minim dan bahkan beberapa yang putus kontrak akan tetapi tidak mengurangi nilai yang seharusnya, sehingga diperlukan kontrol lebih ketat dan meluas.
Terkait masalah-masalah tersebut diatas tim Investigasi media BIN menyoroti dinas PU kabupaten Maros dan mencoba mengkonfirmasi kepada kepala dinas dan di hubungi melalui telpon selulernya tidak diangkat, dan akhirnya datang langsung ke kantor dinas PU Kabupaten Maros bersama dengan ketua investigasi monitoring sulselreclassering indonesia dan ketua LSM Lembah Hijau kabupaten Maros dan melapor ke staf kepala dinas dan bagian sekretaris, dan telah menyampaikan bahwa kami hendak menghadap, namun disampaikan bahwa pak kadis PU lagi ada tamu penting, maka kami menunggu diluar hampir kurang lebih satu jam, setelah itu kami mencoba menghubungi kembali melalui HP dan lagi-lagi tidak diangkat. Salah satu staf yang tidak mau desebutkan namanya mengatakan bahwa kepala dinas mempunyai kebiasaan tidak sembarangan menerima tamu, di bagian staf sekretaris justru mengatakan tidak ada komentar tentang perilaku kepala dinasnya,
Lebih spesfik lagi yang hendak di konfirmasi selain proyek 2013 juga termasuk pungutan-pungutan terkait rekomendasi peil banjir, kabid sumberdaya air Agus Aman Santosa dan pjs seksi irigasi Muhammading mengatakan bahwa memang ada pungutan antara 3,5 juta sampai 4 juta Rupiah untuk biaya survey, biaya gambar dan biaya pengukuran, bahkan ada juga yg tdk memiliki feyl banjir seperti jappa yg baru di bangun sekarang ,lebih jauh dikatakan bahwa seharusnya segala yang menyangkut rekomendasi berhubungan dengan kantor sintap akan tetapi dinas PU tidak pernah dilibatkan.
Ketua LSM lembah hijau Kabupaten Maros Ir. Colleng, mengatakan bahwa tidak sepantasnya seorang kepala dinas menutup diri terhadap LSM dan pers, kami ini mitra bukan musuh dan tidak juga untuk melakukan onar atau membuat keributan, tapi hanya untuk mengkonfirmasi berbagai macam persoalan yang perlu diluruskan dan membicarakan solusi terbaik untuk perbaikan. Kejadian pada tanggal 17 Januari 2014 kedatangan kami pun tidak ada respon kadis PU.Yang notabene pintu ruangan kadis PU Maros selalu terkunci dari dalam, ada apa, kata salah satu staf ada tamu penting jadi tidak dapat menerima tamu, berselang satu jam kemudian tamu kadispun keluar ternyata tiga orang kontraktor, jadi saya berkesimpulan bahwa mitra kadis PU hanya kontraktor dan pihak-pihak tertentu yang bisa diajak bekerjasama dan itu adalah penyakit sebagian pejabat daerah, di tambahkan bahwa memang dikalangan pejabat ibarat sudah terjangkit virus malas ketemu (mk) atau alergi dengan pers atau lsm, apakah karena ada ketakutan, was-was, karena ada kesalahan, atau karena memang tidak menghargai atau pura pura tidak tauu undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP), ataukah sengaja meremehkan dan menganggap sepele lsm serta pers, ataukah penempatan kadis yang salah?
Terkait masalah pekerjaan proyek 2013 beliau menambahkan bahwa masalah kualitas utamanya pekerjaan jalan beton yang telah selesai pekerjaannya di beberapa kecamatan sangat ditentukan oleh nilai/harga satuan material, dan sealama ini harga satuan di maros jauh berbeda dengan daerah kabuaten lain yang harga satuannya lebih tinggi, selain itu juga ditentukan karakter yang mengerjakannya.
Lebih lanjut menjelaskan terkait pungutan liar (pungli) rekomendasi peil banjir, ir. Colleng secara nyerocos menjelaskan bahwa pungli itu tidak ada aturannya, yang ada kesepakatan antar oknum, tapi ketika itu rekomendasi resmi berarti ada dasarnya, kalau itu ada perdanya dan menjadi wajib dipungut retribusi ya silahkan saja.
untuk Maros lebih baik dengan pemimpin yang jenius, tidak semestinya ada kepala SKPD yang berperilaku tidak menyenangkan dan menutup diri terhadap segala informasi untuk publik, tidak lagi ada kepala SKPD yang sakit dan kaku terhadap aturan-aturan yang hendak di jalankan, tidak lagi ada kebijakan-kebijakan yang mandul terhadap jalannya kegiatan, hingga menutup diri terhadap lsm serta pers.
lsm ataupun pers adalah mitra sejati pemerintah yang berfungsi sebagai kontrol terhadap seluruh program beserta penerapan kebijakan. lsm dan pers kadang memang dikebiri dan bahkan dijadikan momok yang menakutkan, sehingga timbul pemikiran untuk merangkul dan mengajak bekerjasama sehingga terjadilah bagi-bagi proyek yang dianggap sebagai jatah perlindungan, dan ini menjadi salah satu penyebab lemahnya pengawasan dan kontrol lsm terhadap kegiatan pembangunan dan jalannya roda pemerintahan, karena telah merasa mendapatkan sesuatu. pada hal sesungguhnya kekuatan pembangunan ketika kebersamaan dibangun bersama-sama dengan seluruh elemen yang ada di daerah ini, tidak ada saling mencederai, tidak ada saling mencari-cari kesalahan tapi secara bersama-sama memberi solusi terbaik dari setiap permasalahan yang dihadapi daerah ini menambahkan,
ketua investigasi monitoring sulsel recclassering indonesia, mengatakan bahwa sangat ironis melihat kadis PU selaku pejabat publik bertingkah laku seperti itu apa lagi susah ditemui dan selalu menghindar dari media atau LSM itu menandakan bahwa Kadis PU Kabupaten Maros, Abd. Salam tidak respon terhadap permaslahan yg terjadi di lingkup kerjanya memang sunggu ironis di era keterbukaan informasi saat ini masih ada instansi publik yang tidak welkome terhadap pers serta lsm,sesuai Undang-Undang Pers No.40 Pasal 18 Tahun 1999 mejamin tentang kebebasan pers untuk mengumpulkan data, mencari imformasi dan memberitakannya kepada publik.dan Undang-Undang KIP No.14 tahun 2008 dan UUD 1945 Pasal 28f bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh imformasi untuk mengembangkan pribadinya dan lingkungan sosialnya,serta berhak mencari, memperoleh,memiliki, menyimpang, mengolah dan mempublikasikannya. (Irwan/Lukman)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,290 hits
%d bloggers like this: