//
you're reading...
Politik & Korupsi

Diduga Salahgunakan ADD 2013 KIPFA-RI Pidanakan Kades Alesipitto

Pangkep, Sul-Sel (BIN)
Belum tuntas pemeriksaan ADD tahun 2012 silam oleh aparat penegak hukum, Kepala Desa Alesipitto kini diduga melakukan penyalagunaan Alokasi Dana Desa tahun 2013.
Berdasarkan hasil investigasi Tim pencari fakta Lembaga Swadaya Masyarakat Kelompok Independen Pencari Fakta Republik Indonesia (LSM KIPFA-RI) Kabupaten Pangkep, ditemukan penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2013 sebesar 83 juta rupiah, ditengarai dilakukan oknum Kepala Desa Alesipitto Rosbiana.
Sesuai rencana awal, ADD tahun 2013 yang dikucurkan di Desa Alesipitto sebesar Rp 170.000.000,00- direncanakan untuk kegiatan fisik sebesar Rp 119.000.000,00– sedang untuk biaya operasional sebesar Rp 51.000.000,00- ternyata kegiatan fisik yang dikerjakan meliputi pos ronda 2 buah Rp 14.000.000, 1 unit Hand Traktor sebesar Rp 22.000.000,00- kegiatan penggunaan fisik laporan pertanggungjawaban sama di tahun 2012 lalu sehingga total biaya kegiatan fisik sebesar Rp 36.000.000,00-jadi terdapat selisih Rp 119.000.000,00 – Rp 36.000.000,00 = Rp 83.000.000,00, sementara itu salah satu oknum Kepala Desa yang tidak mau disebut namanya mengatakan 25/01/14 kepala desa dalam pertangggungjawaban ADD setiap tahunnya tidak diperbolehkan Pos Rondakami sudah di wanti-wanti katanya dari BPMD, apalagi seperti Desa Alesipitto laporan pertanggungjawaban 2012 sama dengan 2013 pos ronda dan hand traktor.
Sedang untuk biaya honor untuk 11 perangkat desa termasuk kepala dusun di 3 dusun, honorer dan tenaga sukarelatidak diketahui kejelasannya, sementara uang TPAD (Tunjangan Perangkat Desa) pertahun sebanyak 47 juta rupaih yang tidak jelas peruntukannya, bila dikalkulasi untuk kegiatan fisik 70 % dari target Rp 119.000.000- yang dipergunakan hanya sebesar Rp 36.000.000- berarti terdapat selisih Rp 83.000.000- sedang biaya operasional dari dana yang tersedia 170 juta x 30 % sebesar Rp 51.000.000 yang belum diketahui kejelasannya dikarenakan Kepala Desa Alesippto Rosbiana 20/01/14 hany menyebutkan barang-barang yang dibeli seperti TV, Kursi kantor Kepala Desa, Lemari berkas, kipas angin, eleptop dan sofa, dengan alasan harganya sudah lupa dikarenakan semua data ada di bendahara ujarnya, ditambah uang TPAD (Tunjangan Perangkat Desa) sebesar 47 juta rupiah / tahun yang belum diketahui peruntukannya.
Kepala Desa Alesippto Rosbiana diduga keras melakukan penyalagunaan ADD tahun 2013 sekitar 83 juta rupiah beserta uang TPAD tunjangan perangkat desa. Segenap elemen masyarakat desa alesippto kecamatan Ma’rang kabupaten pangkep menghimbau pihak kepolisian resort Pangkep untuk memeriksa Kepala Desa Alesippto, karena terindikasi melakukan penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD), uang TPAD tahun 2013 lalu. (Irwan / Tim)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: