//
you're reading...
Politik & Korupsi

Kasus Alkes RS Pendidikan UNJA Dinaikkan Dalam Sprint Penyelidikan Kajati Jambi

unjaunja 2Jambi, (BIN).- Menindak lanjuti pemberitaan Media Berita Investigasi Nasional pada Edisi yang lalu terkait kasus kugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Rumah sakit pendidikan Universitas Jambi, kini kausnya dinaikan dalam tahap surat Perintah (Sprint) penyelidikan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi. Hal ini dikatakan Afif, PPK Alkes Universitas Jambi saat ditemui Tim Investigasi Media Berita Investigasi Nasional (BIN) untuk klarifikasi sehubungan temuan permasalahan Alkes di diruang kerjanya baru-baru ini.
Ketika itu Afif menerangkan “Maaf Mas, kemarin saya sibuk menemani BPK. Terkait Alkes ini kita semua dari Panitia telah dipanggil pihak Kejaksaan Tinggi (Kajati) jambi, untuk diperiksa pada 04 maret.” ujar Afif ketika dikonfirmasi BIN.
Ada yang menarik dari pernyataan PPK tersebut bahwa, semua Panitia dipanggil Kajati jambi, sebelumnya awal Februari 2014 BPK pusat datang memeriksa. Teguh salah satu staf di PPK Alkes tersebut mengakui BPK pusat telah memeriksa proyek Alkes tersebut, dan Teguh mengatakan, “Hasil Audit BPK tersebut dinilainya positif dan tidak ada masalah, dan Alat-alat kesehatan tersebut telah diperiksa kelengkapannya, semuanya lengkap,” ujar Teguh ketika dikonfirmasi BIN senin tgl 03 Maret silam.
Berselang satu bulan Dugaan Korupsi Alkes tersebut sudah masuk ketahap penyelidikan Kajati Jambi. Lebih lanjut masyarakat dan kalangan akademisi berharap dugaan korupsi Alkes ini bisa terungkap. Menanggapi permasalahan Alkes ini, Rektor Universitas jambi Prof. Drs. Aulia Thasman ketika ditemui perihal konfirmasi lisan dan tertulis Februari silam, dalam peryataannya akan memberi konfirmasi setelah hasil Audit BPK Pusat, dan meminta saran dari Menteri terkait bisa atau tidaknya menjawab konfirmasi wartawan perihal Dugaan Korupsi Alkes tersebut, namun Rektor Unja ini tidak bisa dikonfirmasi karena sedang Umroh.
Persoalan ini diduga sarat dengan Korupsi, kolusi , dan Nepotisme(KKN), bermula ketika hasil lelang menetapkan PT.PML yang ditunjuk sebagai pemenang kala itu sesuai surat penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) nomor 11/UN21.9.3.3.4/PPK/2013, tertanggal 21 November 2013 silam dengan nilai proyek Rp.19.685.220.500, yang menurut rekanan ada kejanggalan yang dilakukan PPK saat itu. PT. PML melalui surat protesnya pada tanggal 4 Desember 2013 silam PPK Alkes Unja tersebut telah melanggar Perpres no 70 Tahun 2012, dan RKS, yaitu memaksa rekanan menyanggupi penyelesaian pekerjaannya pada tanggal 11 Desember 2013, 8 hari kerja terhitung mulai dari tanggal 03 Desember, padahal jadwal rencana dan surat penunjukan Penyedia barang dan Jasa (SPPBJ) dimulai tanggal 29 November 2013 s/d 28 Desember 2013 (30 hari kalender kerja).
Hal inilah yang dinilai banyak komponen masyarakat, bahwa proyek Alkes Rumah sakit Pendidikan UNJA TA 2013 ini sarat Dugaan Korupsi baik ditingkat Daerah maupun Menteri terkait. Jhon HTG, aktivis jambi mengatakan “tidak mungkin rektor mengatakan akan konfirmasi dulu ke Menteri terkait, bisa atau tidaknya publik mendapat info seputar Alkes ini, pasti Menteri juga tau masalah ini”. ujar Jhon kepada BIN. (Ranto/Jhp)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: