//
you're reading...
Politik & Korupsi

Kasus KEJATI Bantah KAJARI…Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Peraga/Praktik Siswa Disdik Kota Jambi

karya graham (K)karya graham ()Jambi,(BIN)-Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alat peraga/Peraktik siswa Disdik Kota jambi yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) T.A 2013, menurut Karya Graham SH.M HUM Kasi Intel Kejari Jambi, Kasus ini diambil alih oleh Kejati Jambi. Hal ini dikatakan Karya Graham ketika dikonfirmasi BIN, Rabu 26/2 silam,terkait tindaklanjut penyidikan Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kota jambi yang dilaporkan H. Adi Subroto ML,Ketum LSM Peduli Bangsa ke Kejari Jambi tertanggal 9 Desember 2013 silam dengan tembusan ke Kejati Jambi.
Keterangan Kasi Intel Kejari ini mendapat bantahan dari pihak Kejati Jambi. Melalui Kasi Penyidik Kejati, A Saidi SH, mengatakan sampai hari ini (26/02,red) belum pernah menangani Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Peraga/peraktik siswa Disdik Kota jambi,DAK T.A 2013,”laporan itukan ditujukan Lsm peduli bangsa ke Kejari dengan tembusan ke Kejati,itu tidak mungkin diambil alih oleh Kejati”ujar A.Saidi diruang kerjanya pada BIN.
Dalam penanganan laporan LSM Peduli bangsa terkait Dugaan Korupsi pengadaan alat Peraga/peraktik siswa Kota jambi T.A 2013 yang bernilai Rp.21 milyar tersebut diduga kuat ada oknum Kejari yang bermain mata dengan pihak Disdik kota jambi,dan berupaya mengaburkan kasus tersebut. Terbukti laporan LSM Peduli Bangsa itu belum ada tindak lanjut atau titik terang hingga saat ini.
Bermula dari laporan pertama Ketum LSM Peduli Bangsa,H.Adi Subroto ML ke Kejari,dengan tembusan Kejati Jambi tertanggal,25 November 2013 silam yang ditemani beberapa media cetak Nasional,guna melaporkan beberapa Dinas terkait Dugaan Korupsi. Namun pada tanggal,9 Desember 2013 menyusul laporan kedua,yang intinya melaporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Peraga/praktik siswa Disdik kota jambi.
Kasus Dugaan Korupsi Disdik Kota jambi T.A 2013 ini begitu santer terdengar di masyarakat namun penanganannya begitu lambat dan terkesan didiamkan. Pertengahan January 2013 silam,BIN mengkonfirmasi ke Kejari terkait penanganan Dugaan Korupsi Disdik tersebut,namun Kejari sedang berada diluar kota,namun oleh Kasi Pidsus Kejari mengarahkan untuk menanyakan langsung ke Kasi Intel Kejari. Saat itu menurut Karya Graham SH.M.HUM,belum ada disposisi dari Kejati jambi. Peryataan ini sedikit menggelitik, BIN coba mengkonfirmasi ke Kejati,melalui Kasi Penkum dan Kasi penyidik,A.Saidi SH tidak ada menangani Pengaduan LSM Peduli Bangsa.,dipertegas dengan membuka buku register tanda terima laporan mulai dari bulan September 2013 hingga penghujung bulan Januari 2014,namun Saidi menyarankan media mengkonfirmasi ke Kajari.
Aroma pengaburan Kasus Dugaan Korupsi ini sedari awal sudah tercium ada kongkalikong oknum Kejari dengan pihak rekanan dan Disdik Kota jambi.Pada tanggal,16 Februari 2014 media BIN dan beberapa media Nasional mengkonfirmasi pihak Kepala Kejaksaan Negeri Jambi(Kajari),oleh beberapa orang staf Kajari membuka buku register tanda terima laporan,terlihat dengan jelas bahwa Laporan LSM Peduli Bangsa itu telah didisposisi kepada Kasi Intel Kejari Karya Graham SH.M.HUM,oleh Kajari melalui stafnya membawa wartawan menghadap sang Kasi Intel. Menurut Kasi Intel dalam peryataannya saat itu Kepala Kejaksaan Negeri belum membuat Surat Perintah Penyelidikan(sprinlid),namun Karya Graham menjelaskan”kita sudah terima laporannya,dalam waktu dekat akan kita lidik,tunggu aja hasilnya satu minggu kedepan”ujar Karya Graham pada BIN.
Sepuluh hari kemudian dari sejak tanggal 16 Februari,tepatnya rabu,26 Februari 2014 silam beberapa media konfirmasi kembali kepada Karya Graham hasil lidik yang dijanjikan sebelumnya. Tepat diruang kerjanya saat itu Karya Graham Kasi Intel Kejari mengatakan bahwa Kasus Dugaan Korupsi pengadaan alat peraga/praktik siswa Disdik kota jambi itu telah diambil alih oleh Kejati jambi. Sambil merperlihatkan sebundel berkas kepada wartawan dan langsung dengan sigap menarik kembali dan menyimpannya persis seperti main petak umpet.
Sejak awal kasus Dugaan Korupsi ini mencuat belum satupun oknum-oknum yang bermain di jebloskan kedalam penjara. Bahkan info yang beredar di masyarakat terkait hal ini,Kepala Dinas Pendidikan Kota jambi diduga kongkalikong dengan Kejaksaan Negeri Jambi.
Berbeda dengan H.Adi Subroto ML,ketum Lsm peduli bangsa,mencermati penanganan kasus Dugaan korupsi pengadaan Alat peraga/praktik siswa ini telah diselaikan dengan persekongkolan yang saling menguntungkan. Jika sekiranya pihak Kejari mau menindak lanjuti kasus ini tanpa persekongkolan kenapa belum ditindak lanjuti sampai sekarang..?!, dan alasan tidak logis terutama dalam hal Disposisi”kita akan tetap mengkawal terus kasus ini agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan Hukum yang berlaku”jelas H.Adi Subroto ML. (Ranto/jhp)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,591 hits
%d bloggers like this: