//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Nasional

Kenakalan Oknum Anggota Komisioner Panwaslu Bidang Pengawasan

husenARI DAN HUSENikangDitemukan adanya dugaan status domisili catatan kependudukan ganda atas nama Husen Hermawan, S.Ag, M.Pd, tercatat pemegang KTP No. 32040507720005, warga RT. 003/R. 007 Desa Cinunuk, Kecamatan Cilenyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, namun ditemukan pula yang bersangkutan berdomisili sebagai penduduk di Kota Bandung bahkan dikabarkan Husein Hermawan menjabat sebagai salah satu ketua RW. Di Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
Menjelang pelaksanaan pemilu 2014, Panwaslu mestinya bersikap hati-hati dan netral tidak mengutamakan kepentingan pribadi keluarga melainkan harus mengedepankan kepentingan umum (Bangsa dan Negara) sesuai dengan sumpah jabatan anggota komisioner panwaslu.
terlebih lagi situasi politik saat ini kian memanas, baik pada saat dilingkungan panwaslu sendiri maupun diluar zona tugas Panwas, mesti waspada sebab prilaku anggota komesioner Panwas yang mengindikasikan adanya keberpihakan dapat dopolitisir menjadi komuditas isu politis bagi kelompok tertentu, hal ini sangat berpotensi mengundang kontroversi dan menyulut terjadinya konflik horizontal.
Disini yang patut dipertanyakan adalah sejauh mana Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat untuk menindak oknum-oknum panwas yang nakal supaya dapat melahirkan atau menghasilkan pemilu yang berkwalitas, sebab dalam hal ini Bawaslu Jabar dipandang lamban bertindak untuk menangani permasalahan-permasalahan di lapangan.
Contoh kontroversi kenakalan oknum anggota Panwaslu Kabupaten Bandung Arie Haryanto bagian pengawasan hamper saja nyaris menyeret salah satu calon legislative DPR-RI H. Ikang Fawzi terkait pengaduan dugaan kasus pelanggaran kampanye tersembunyi, menyuslul adanya laporan pengaduan dari warga Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran kepada Panitia Pengawas Pemili (Panwaslu) gara-gara Ikang Fawzi tampil diatas panggung pada acara hajatan khitanan anak dari anggota Panwaslu Kabupaten Bandung Arie Haryanto di Gedung Serba Guna Desa Ciapus.
Kehadiran Bang Ikang ini disambut antusias dan sangat menghibur para tamu undangan yang datang menghadiri pada acara hajatan khitanan tersebut. Rupanya dari sejumlah orang yang hadir disana ada yang menilai acara hajatan tersebut ditumpangi ajang berkampanye, karena itu secara diam-diam ada sekelompok orang yang berasumsi bahwa penampilan sang artis popular diatas panggung ini, selanjutnya ada sekelompok warga kemudian melaporkannya melalui Panwaslu Kabupaten Bandung, dengan bukti dokumentasi saat Ikang Fawzi saat bernyanyi diatas panggung.
Kemudian warga melaporkan H. Ikang Fawzi artis kondang yang sekarang menjadi Caleg DPR-RI ke Panwaslu Kabupaten Bandung beberapa saat setelah Bang Ikang tampil menyumbangkan beberapa lagu legendaries diatas panggung pada acara hajatan khitanan dari keluarga Arie Haryanto anggota Panwaslu bagian pengawasan di Gedung Serbaguna Desa Ciapus Kercamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Meski pelaporan tersebut akhirnya dinyatakan tidak dapat ditindak lanjuti sehubungan tidak terpenuhi unsure-unsur pelanggaran kampanye terselubung.
Hanya saja kabar tentang penghentian penyidikan pelaporan ini telah dibocorkan melalui Arie Haryanto anggota bidang pengawasan padahal ketika keterangan tersebut beredar diluar sampai ketelinga pihak Ikang Fawzi, saat itu tim penyidik dan penindakan Panwaslu Kabupaten Bandung belum memutuskan dalam sidang pleno sehingga prilaku ini dianggap kenakalan dan melanggar kode etik sebagai anggota Panwaslu karena telah membocorkan rahasia internal. Demikian kata narasumber yang diperoleh media Berita Investigasi Nasional belum lama ini.
Menanggapi permasalahan dugaan pelanggaran kampanye H. Ikang Fawzi ditengah kesibukannya kesana-kemari mengisi agenda kegiatan mengunjungi para konstituen, simpatisan dan para pendukungnya kepada Media BIN menjelaskan, “ Saya merasa dijebak, sebab sewaktu tampil bernyayi di atas panggung, karena saya diminta oleh warga, itupun atas seizin Arie Haryanto sebagai pemangku acara hajat khitanan, maksudnya kalau ada hubungannya melanggar ketentuan kampanye kenapa dia mengizinkan, saya sendiri ketika itu tidak berniat “modesow” waktu itu semata-mata karena saya menghargai pribumi” tandasnya.
Ikang menambahkan, “Beberapa kali saya sampaikan kepada teman-teman di sejumlah media, waktu itu saya hanya diminta oleh warga yang menghadiri undangan pada acara hajat khitanan untuk turut menyumbangkan beberapa buah lagu popular diatas panggung tanpa melakukan kampanye memaparkan Visi dan Misi saya sebagai Caleg” ujarnya pula
Lebih lanjut Ikang Fawzi menambahkan, “Kalau saat itu dipandang melanggar kode etik berkampanye, mengapa saya dizinkan untuk tampil naik diatas panggung, Urusan tersebut sekarang sudah selesai, karena hasil Pleno Panwaslu Kab. Bandung
Memang saya terus terang sewaktu saya dipermasalahkan, saya dan tim merasa dijebak, tapi sudahlah sekarang masalah itu sudah selesai, saya pun menurut panwaslu dinyatakan tidak bersalah melanggar kampanye,” papar Bang Ikang kepada Media BIN, ketika itu didampingi Asep Raida beserta jajaran pengurus dan konstituen PAN DPC Kabupaten Bandung.
Mengklarifikasi tentang adanya pengaduan tersebut, ditempat terpisah Arie Haryanto ketika diminta konfirmasi melalui Telepon selulernya kepada Media Berita Investigasi Nasional (BIN) mengatakan, awalnya dia tidak kenal Ikang dan tidak pula mengundangnya.
Kehadiran H. Ikang Fawzi pada acara hajatan hitanan saat itu tanpa ada undangan, melainkan karena dibawa reng-rengan dari pengurus PAN di Kabupaten Bandung, dalam artian kehadiran H. Ikang Fawzi di tempat hajatan itu sifatnya spontanitas tanpa direncanakan sebelumnya, sebab saya sendiri baru ketemu saat itu pertatap muka, sebelumnya kami tidak saling kenal.
Lebih lanjut Arie menambahkan, “Perlu kami jelaskan disini bahwa kalaupun dikategorikan merupakan pelanggaran kampanye, maka harus terpenuhi unsur- unsur sebagai berikut: adanya pemaparan materi Visi, Misi dan program calon legislatif bersangkutan, yang disampaikan secara terbuka dihadapan public dan ditempat terbuka,” katanya.
Oleh sebeb itu, papar Arie pula, berdasarkan siding pleno Bidang Pengawasan dan penindakan Panwaslu Kabupaten Bandung telah menyimpulkan, bahwa laporan pengaduan tersebut tidak dapat diteruskan, pasalnya tidak memenuhi unsur-unsur ketentuan pelanggaran kampanye,” tandasnya.
Penyampaian H. Ikang Fawzi ketika itu sebatas ungkapan memperkenalkan diri sebagai calon legislatif dengan menyebutkan Nama dan Nomor urut Caleg, selebihnya minta doarestu dari warga tanpa penyampaian uraian Visi, Misi dan Program.itupun awalnya karena diminta oleh warga tampil keatas panggung, dengan demikian menurut Arie Haryanto, apa yang dilakukan Ikang Fawzi saat itu masih kategori wajar, tidak termasuk klasifikasi pelanggaran kampanye. ( MJ/TIM WRC)

Discussion

One thought on “Kenakalan Oknum Anggota Komisioner Panwaslu Bidang Pengawasan

  1. 1. ari sengaja menjebak bang Ikang perlu diketahui ari seorang tokoh di banjaran, Panwas Kecamatan tidak mungkin melaporkan tanpa seijin ari
    2. Husen Hermawan berdomisili ganda perlu di cek KTP Kabupatennya apa asli atau palsu
    karena pemkot Bandung tidak mungkin melantik Ketua RW yang bukan warga Kota bandung
    ini semua jelas pelanggaran kode etik dan ada unsur pidananya…. KALAU BAWASLU JABAR TIDAK MENINDAKNYA …. BAGAIMANA KALAU KE BAWASLU RI DI JAKARTA
    PENYELENGGARA PEMILU TERLEBIH PANWAS SUDAH BEGINI KONDISI NYA LANTAS APA PRODUK NYA (PEMILU) BERKUALITAS TENTUNYA CACAT HUKUM ….. BAGAIMANA KONTITUSI KITA SYAH ?????

    Posted by Anonymous | March 30, 2014, 16:10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,591 hits
%d bloggers like this: