//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Politik & Korupsi

Ditemukan Sejumlah Proyek Infrastruktur Kualitas Amburadul Asal Jadi dan Sarat Korupsi

jalan rusakBatam, (BIN).- Ditemukan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur fasilitas jalan dan infrastruktur konstruksi bangunan yang dilaksanakan di Kota Batam kwalitasnya tidak sesuai dengan spek RAB terbukti dari hasil yang kwalitasnya amburadul atau asal jadi saja.
Beberapa ruas jalan yang berada di Kota Batam yang telah perbaiki melalui alokasi dana sumber APBN, APBD Pemrov dan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2013 hasilnya tidak berkwalitas terbukti dengan banyaknya ditemukan fasilitas jalan yang telah diperbaiki pada tahun sebelumnya kini terilihat sudah kembali Rusak lagi.
jalan rusak 2Contoh yang ditemukan ruas jalan yang kondisi rusak padahal usianya belum genap setahun, seperti jalan baru di simpang lampu merah sungai harapan Kecamatan sekupang, jalan lama jembatan menuju punggur kecamatan Nongsa dan ruas jalan lama jembatan simpang lampu merah Kalista perbaikan melalui sumber anggaran APBD bulan 7 Tahun Anggaran 2013 berdasarkan kontrak 5127.001.016.2/D.01.01.19/PPK-APBN, Nilai HPS 1.918.030.297 yang dilaksanakan oleh pihak ketiga yaitu CV. Bintang Karya Alami (BKA) dengan pemilik Badan Pengusaha Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, dikerjakan selama 120 hari Kelender.
Infrastruktur fasilitas jalan yang dikerjakan itu terhitung belum setengah tahun lamanya, namun kini ditemukan sudah kembali rusak. Hal ini mengindikasikan ada yang tidak beres dalam pengerjaan alias tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja proyek sehingga hasilnya tidak berkwalitas akibatnya fasilitas jalan mudah mengalami kerusakan.
Pembangunan RKB
Begitupun dalam hal pelaksanaan pembangunan inprastruktur pembangunan fisik seperti pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB) Sekolah SD Negeri 009 Batam Kota Tahun Anggaran 2009 sejumlah Plapon Runtuh hampir 80 Persen. Tetapi yang amat sangat disayangkan sampai sekarang Penegakan Hukum atas terhadap pengerjaan tersebut.
Bahwa dalam Perpres Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 yang di tanda tangan oleh Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 6 Agustus 2010 menimbang pada huruf (a) yaitu bahwa Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan yang efisen, terbuka dan kompetitif sangat di perlukan bagi ketersedian Barang /Jasa yang terjangkau dan berkualitas , sehingga akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik.
Pekerjaan Konstruksi telah di camtumkan dan juga syarat Pemenang Tender tanpa swakelolah masyarakat harus mempunyai Sejumlah Nilai yang di deposit sedangkan Pengadaan Barang/Jasa Kontruksi Swakelolah tidak harus mengunakan dana deposit atau dana talangan untuk sewaktu-waktu dana tersebut digunakan untuk keadaan ganti rugi atau denda apabila pelaksanaan telah melawati waktu dalam kontrak kerja.
Apakah sejumlah pemenang tender yang masuk dalam daftar buku hitam menghapuskan dakwaan Tindak Pidana Korupsi ? Aneh memang, apabila serangkaian tindak Pidana korupsi semestinya dilaporkan dan diusut dimuka pengadilan. ( Arianto).

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,290 hits
%d bloggers like this: