//
you're reading...
Hukum & Kriminal

Penganiayaan Berencana 2 orang kritis

kritisSAMPIT-KALTENG-BIN,
Dua orang pemuda Supiansyah Als Ian (22) dan Pangky Suwito (31) terpaksa dilarikan ke RSUD Dr.Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan secara Intensif, karena luka parah akibat diserang sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam berupa Samurai dan pisau sebelum dibacok korbannya ditembak dulu dengan menggunakan Senapan Angin , peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 12.30 Wib Minggu 30/3 dinihari di Jalan Pelantaran – Parenggean Km 12 (Simpang Waru), Kec.Cempaga Hulu Kab Kotim Kalimantan Tengah.
Berdasarkan Informasi dari keluarga Korban bahwa kedua Korban saat pulang dari menghadiri Acara perkawinan Keluarga di Desa Pelantaran dengan menggunakan Sepeda Motor jenis Yamaha Vixan, kurang lebih 200 meter jaraknya dari rumah korban tiba-tiba ditengah jalan dihalangi oleh sebuah Mobil Picap, dan dihadang oleh enam orang, dari jarak dekat mata kedua korban terutama Pangky Suwito yang berada didepan disorot dengan Sinter sehingga pandangan jadi silau, dengan tiba-tiba suara tembakan senapan angin terdengar dengan seketika pelurunya menembus Dada sebelah kanan Korban Pangky dan dahi Korban Supiansyah.
Belum sempat berbuat apa-apa dengan sekejap kedua korban diserang lagi oleh 5 orang pelaku dengan membabi buta menggunakan Senjata Tajam (Sajam) yang terhunus betubi-tubi bacokan mengenai tubuh kedua korban, tanpa ada perlawanan,
Teriakan kedua korban minta tolong membangunkan warga sekitar, dengan bersimbah darah kedua korban masih mampu lari dan terkapar tidak berdaya tepat didepan rumah orang tua Korban, warga berhamburan keluar rumah dan berdatangan ke rumah korban, akhirnya keenam orang pelaku melarikan diri dengan menggunakan mobil Picapnya dan juga Motor Yamaha Vixsen korbanpun juga dibawa kabur, Masih beruntung bahwa beberapa orang pelaku dikenal oleh kedua korban.
Kapolres Kotim AKBP HIMAWAN BAYU AJI,SIK,MH ketika dikonfirmasi di RSUD Dr.Murjani Sampit usai menengok kedua korban yang dirawat bahwa beliau membenarkan peristiwa tersebut terjadi, “ Saat ini kedua pelaku tersebut kita amankan di Polsek dan dikoordinasikan dengan Polres untuk dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif apa yang dilakukan,sementara itu kedua korban sedang ditangani tim medis untuk dilakukan penangan penyembuhan,” Ujar Himawan.
“Sementara ini masih dua orang yang diamankan, nanti kita lihat hasil pengembangan penyidikannya apakah ada pelaku lain atau hanya dua orang ini” jelas Kapolres.
Untuk diketahui akibat kejadian itu, Supiansyah Als Ian mengalami luka robek menga-nga dibagian kepala, kedua tangan hampir putus, bagian belakang bolong akibat tebasan samurai serta dahi ditembus peluru senapan Angin, Sementara Korban Pangky Suwito mengalami sobek di wajah dengan 19 jaitan, jari kelingking hampir putus akibat menangkis sabetan samurai dan pisau selain itu pula dada bagian kanan ditembus peluru Senapan Angin.
Aksi Penyerangan dari Pelaku terhadap korban dan keluarganya kembali mau dilakukan, saat keluarga korban mau mampir melaporkan peristiwa yang baru terjadi tepatnya didepan Pospol Pelantaran, beruntung saat itu keluarga korban belum sempat keluar dari mobil, karena diluar empat orang pelaku masih mau beraksi melakukan penyerangan dengan senjata tajam (Sajam),dengan penuh ancaman mau membunuh keluarga korban, sedangkan Petugas Kepolisian yang ada di Pospol saat itu terkesan tidak bisa berbuat apa-apa terhadap para pelaku, Ujar Syahri.Dengan adanya ancaman tersebut sepontanitas mobil yang membawa korban dan keluarga banting stir dan langsung balik arah melapor ke Pos Polisi Polsek Cempaga Hulu di Desa Pundu.
Identitas kedua pelaku yang baru tertangkap adalah bapa dan anak yakni Udin (Bapa) dan Madi (anak) sementara itu Barbuk yang diamankan sebagai berupa dua buah Sajam jenis Samurai dan Parang, satu buah Senapan Angin dan satu buah Senter.
Untuk sementara pengakuan pelaku Udin , “ Saya cuma menyenter anak saya Madi berkelahi lalu saya tembak satu kali kemudian kami langsung kabur,” Aku Udin.
Sampai berita ini diturunkan motif dari kejadian ini masih simpang siur, kuat dugaan bahwa pemicu kejadian ini akibat Sengketa Lahan.(to)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,113 hits
%d bloggers like this: