//
you're reading...
Nasional

Warga Kompak Hadapi Debt Colektor Gadungan

c4ed46csLsPati, (BIN).- Puluhan warga mendatangi Kantor Perusahaan Finance, karena salah seorang dari warga mengalami korban tindakan tidak menyenangkan oleh debt colektor yang mengatasnamakan perusahaan tersebut.
Kejadiaan nahas ini dialami Syaiful Huda (19) warga Desa Maitan Rt. 8 Rw. 1 yang menjadi korban tindakan tidak menyenangkan oleh debt colektor gadungan. Bermula akan mengambil uang yang berada di lain desa, Huda bersama Purwati yang kebetulan bibi dari korban mengendarai motor dengan berboncengan dihadang tiga orang yang mengaku debt colektor. Karena takut ancaman, korban tidak menelpon pihak keluarganya.
Orang tua korban, Ngatmuji (45), mengetahui jika anaknya menjadi korban debt colektor gadungan melalui telepon selular. Diketahuinya melalui telepon seluler ini lantaran Ngatmuji khawatir tentang keberadaan anaknya yang belum pulang untuk mengambil uang. “karena lama belum pulang, saya telepon anak saya. Ketika saya menghubungi, anak saya ada di Polsek Pati Kota. Kemudian saya mencari truk untuk membawa warga menuju Polsek Kota. Di Polsek, dia (anak) bercerita kronologisnya” terang Ngatmuji.
Kedatangan rombongan warga Desa Maitan ke pihak Lising, yakni PT. Adira Finance yang berada di kawasan kota lantaran informasi yang diterima korban saat merampas kendaraan yang mana debt colektor gadungan tersebut mengatasnamakan dari pihak PT. Adira Finance.
Sesampainya dikantor finance tersebut, perwakilan dari warga, yakni Sudam dengan didampingi petugas kepolisian dari Polsek Kota berunding dengan pihak kantor pembiayaan kredit tersebut. Namun Sudam tidak berhadapan langsung dengan pimpinan PT. Adira Finance, melainkan pihak kepolisian yang berhadapan dengan pihak perusahaan tersebut. “Tidak bisa menghadap pimpinan, tidak ditemui, hanya polisi yang bisa menemui pimpinan. Menurut Adira itu bukan debt colektor dari Adira, itu oknum, katanya.” terang Sudam.
Sudam menambahkan untuk semetara ini, pelaku tidak dilaporkan mengingat warga sudah kesal dan banyak dirugikan oleh perusahaan yang melidungi pihak kapitalis. “Semetara ini pelaku tidak dilaporkan, karena warga kita sudah banyak dirugikan. Perusaahan sekarang ,kan melindungi orang yang punya kapitalisme. Tidak melidungi rakyat. Undang-undang perlindungan konsumen tidak ada” imbuhnya.
Sementara itu, pihak PT. Adira Finance saat dikonfirmasi, mengatakan Baik debt colektor maupun korban ternyata bukan karyawan dan nasabah perusahaan Adira. Keterlibatan debt colektor tersebut adalah oknum gadungan yang mengatasnamakan dari perusahaannya.
“Setelah ditelusuri, itu sebenarnya oknum. Memang tadi mengatasnamakan Adira namun itu bukan milik (karyawan) kita. Oknumnya itu tidak tahu. Yang jelas bukan anggota kami. Begit pula warga yang mengaku sebagai korban namun setelah ditelusuri juga bukan sebagai nasabah kita” terang Wakil Direktur PT. Adira, Kadarusman.
Kadarusman menambahkan, jika debt colektor dari pihaknya saat melakuka/n eksekusi penarikan sepeda motor kepada nasabah yang mengalami kemacetan kredit sudah dibekali beberapa data yang lengkap dan harus sesuai prosedur. “Misalkan melakukan itu (menarik motor), ada surat kuasa. Namun itu ‘kan tidak ada tanda terima dan penugasan” jelasnya.
Diatasnamakannya PT. Adira sebagai pihak yang bekerja sama dengan debt colektor gadungan, lanjut Kadarusman, karena perusahaan tersebut memiliki akses yang mudah dan tersebar dibeberapa wilayah.(Indro Bin)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,591 hits
%d bloggers like this: