//
you're reading...
Nasional

NCW Kalbar Desak KPK Usut Tuntas Kasus-Kasus Korupsi di Kabupaten Kubu Raya

ncwPontianak, (BIN).- Sejak pemekaran Kabupaten Kubu Raya pengelolaan anggaran yang besumber dari APBD maupun APBN tidak ada transfaransi, ini disebabkan pengawasan internal kurang berfungsi sehingga terjadi pembiaran terhadap prilaku-prilaku korupsi yang dilakukan oleh oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan diri sendiri.
Karena kevakuman itu NCW Kalbar mendesak KPK sebagai lembaga yang dinilai lebih kompeten dalam menangani kejahatan khusnya korupsi di Indonesia. Korupsi adalah kejahatan yang melibatkan unsure oknum pejabat pemerintah, masyarakat mendukung penuh komisioner KPK bertindak cepat proses pemberantasan korupsi khususnya di Kabupaten Kuburu Raya tersebut, sebab peningkatan tindakan korupsi diberbagai bidang nampaknya sudah semakin brutal.
Erat kaitannya dengan berbagai kasus-kasus yang terjadi dan mencuat di Kabupaten Kubu Raya, hingga saat ini belum terjamah dan tersentuh aparat hukum yang ada di Kalimnatan Barat. Seperti kasus pengadaan pakaian seragam sekolah, kasus penerimaan CPNS tahun 2010, kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Jaya Bersama” dengan cara memanipulasi dan pemalsuan data PNS untuk pengucuran dana pinjaman 10 M ke Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE), Jakarta dan kasus hutan lindung serta kasus-kasus lainnya.
Belum tersentuhnya kasus-kasus tersebut oleh para penegak hukum, hal ini jelas pada saat Aspidsus Kajati Kalbar, Didik Isdiyanto SH mengungkapkan: “Dari bulan Januari hingga Juli 2013, ada 24 kasus Tipikor yang masuk dalam tahap penyelidikan, 12 kasus masuk tahap penyidikan dan 17 kasus dalam tahap penuntutan. Keseluruhan kasus tersebut dari Pontianak, Sintang, Ketapang, Mempawah dan Ngabang”, ungkapnya pada saat menggelar jumpa pers dengan para wartawan sehubungan dengan Hari Bhakti Adhiyaksa (23/7 ) lalu.
Yang menjadi pertanyaan, bagaimana halnya dengan kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya? Padahal beberapa waktu lalu, masyarakat Kubu Raya yang bergabung dengan Forum Pemerhati Kabupaten Kubu Raya (FPK2R) terakhir melakukan demo ke KPK dengan harapan tuntaskan kasus korupsi. Namun, hingga saat ini belum tampak adanya gelagat akan penuntasan kasus tersebut.
Di tempat terpisah, pada saat wartawan radarnusantara mewawancarai salah seorang investigator NCW Kalbar, Ibrahim Myh di kediamannya terkait kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya, selain menyinggung berbagai kasus lainnya yang belum tersentuh oleh para penegak hokum Ibrahim mengatakan sebenarnya kasus-kasus yang terjadi dan mencuat, diakibatkan kurangnya pengawasan dari instansi yang berkompeten alias mati mesin. Mulai dari Bupati beserta jajarannya disharmonisasi, seperti dengn Sekda dan Wakil Bupati. Ironisnya, mereka tidak mau intropeksi diri, malah mengaku benar terus, tegasnya.
Padahal, kata Ibrahim, selain kasus di atas, proyek-proyek dengan menggunakan APBD dan APBN banyak meresahkan masyarakat dan terbengkalai. Seperti, proyek infrastruktur jalan asal jadi alias amburadul, penggunaan DAK dengan system swakelola membangun sekolah, proyek irigasi, proyek pembangunan jembatan tahun 2011/2012 di sungai pulau, Desa Teluk Pakedai, kecamatan Teluk Pakedai dengan menelan dana kurang lebih 2 Miliar, terbengkalai.. Belum lagi, proyek cetak sawah menelan dana kurang lebih 1 miliar di sungai pulau, kecamatan Teluk Pakedai yang terbengkalai. (proyek cetak sawahnya tidak dicetak sawahnya tetapi hanya dibangun tersier/penyaluran airnya. Padahal cetak sawah kan di atas lahan tidur, bukan cetak padi), ungkapnya.
Yang perlu dipertanyakan kemana dana APBD dan APBN digunakan? Apakah karena cost politik tinggi? Oleh karena itu,”NCW Kalbar desak KPK usut tuntas kasus-kasus yang terjadi di kabupaten kubu raya “,desaknya (BG/Ritonga)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,133 hits
%d bloggers like this: