//
you're reading...
Politik & Korupsi

Oknum Kepsek ‘Tilep’ Sebagian Dana BSM

???????????????????????????????Bandung, (BIN).- Fakta dilapangan pengelolaan BSM ini banyak ditemukan di sekolah tingkat SD/MI dan SMP/MTs, diduga penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran contoh kasus disini seperti di lingkungan Yayasan Sosial Al Huda ada sebanyak 83 siswa, masing-masing seharusnya mendapat Rp.500.000,- tetapi yang diterima oleh pihak siswa hanya Rp. 320.000,-
Begitupun pengelolaan BSM di SMP Ganjar Sabar yang berada di wilayah Kecamatan Nagreg dan Cicalengka Kabupaten Bandung, menurut keterangan yang diperoleh bantuan tersebut yang diterima oleh siswa melalui orang tua masing-masing anggaran dana BSM disekolah tersebut sebgian dipotong pihak sekolah sebagian lagi diserahkan ke siswa.
Pendek cerita pengelolaan BSM disekolah tersebut prinsipnya bertentangan dengan aturan yang ada. Untuk menutupi tipu daya tersebut pihak sekolah pada gilirannya bikin kebohongan lain misalnya dengan alasan dana BOS tidak cukup dan untuk menutupi kekurangan RAPBS sekolah tersebut kemudian mengalihkan anggaran dengan alasan biaya tambahan pelaksanaan kenaikan kelas, sumbangan orangtua. kelulusan dan perpisahan di luar.
Pemerintah meluncurkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang dialokasikan untuk keperluan buku dan alat tulis, pembelian pakaian dan perlengkapan sekolah, seperti sepatu, tas, pakaian, transportasi dan bekal (uang saku) siswa di sekolah, selain itu dapat juga digunakan untuk pembiayaan tambahan belajar diluar sekolah seperti kursus/les belajar tambahan kegiatan siswa diluar lingkungan sekolah. Hal ini sesuai panduan pelaksanaan pengelolaan BSM tahun 2013, Bab I huruf (g) tentang pemanfaatan dana BSM, Direktorat Jenderal Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Kemenpera RI) mengatur peruntukan dana BSM yaitu; dialokasikan
Lebih lanjut pada Bab V, huruf (d) tentang sekolah, secara tegas melarang pihak sekolah manipulasi jumlah siswa penerima BSM dengan maksud untuk memperoleh bantuan lebih besar; lebih tegas lagi bahwa, tidak dibenarkan melakukan pungutan dan pemotongan dalam betuk apapun dan alasan apapun juga, dan pihak madrasah/sekolah mengumumkan daftar penerima BSM. (HS)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: