//
you're reading...
Nasional

Tuntut Pemenuhan CSR dari PT. Semen Bosowa Maros, Masyarakat ‘Dihantui ‘ Pencemaran Lingkungan

BOSOWASul. Sel, (BIN).- Sejak tahun 1990-an bermula dibangunnya pabrik Semen Bosowa Maros (SBM), sampai sekarang hampir menginjak usia 20 tahun, selama perjalanan proses produksinya telah memberikan banyak manfaat tapi tidak sedikit meninggalkan mudhorat bagi masyarakat sekitar dan hingga kini diasumsikan keberadaan SBM dan Bosowa Resources seakan menjadi monster yang menakutkan bagi keamanan , kenyaman dan kesehatan warga disekitar.
Sejak lama PT. SBM dan PT. Bosowa Resources telah menjadi bahan perbincangan dikalangan aktivis dan praktisi, LSM, Ormas dan para tokoh masyarakat dan tokoh agama terkait masalah-masalah dampak yang ditimbulkan dari kegiatan perusahaan. Salah satu tokoh masyarakat mengatakan bahwa keberadaan SBM di desa kami sudah menimbulkan banyak masalah diantaranya debu, dampak peledakan, pembebasan lahan yang tak kunjung terselesaikan, penyakit, dan banyak lagi hal-hal lainnya.
Menururt aparat desa setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa keberadaan SBM disini belum memberi dampak positif secara merata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, malah sebaliknya masyarakat miskin semakin meningkat terjadi peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya, sebab yang kami perhatikan hanya orang-orang tertentu yang diuntungkan, jadi kami berharap penyaluran program CSR PT.SBM dan Bosowa lebih dimaksimalkan.
Koalisi LSM Celebes Maros, akhir tahun 2013 yang lalu melakukan klarifikasi terkait beberapa masalah kepada pihak SBM ketika itu berlangsung di aulah pertemuan PT. SBM, ada beberapa masalah yang dipertanyakan diantaranya yaitu terkait masalah dokumen amdal, jaminan reklamasi, lahan konversi hutan lindung, program CSR, pembebasan lahan, dampak peledakan, tapal batas wilaya konsesi, rekomendasi BP3, ketenagakerjaan, material wajib pajak, BBM dan lain-lain.
Pada pertemuan tersebut dihadiri oleh pihak SBM dari masing-masing bidang. Nuralang mengatakan bahwa PT. SBM dan Resources sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan telah melaksakannya dengan se baik-baiknya, amdal yang dimiliki oleh PT. SBM adalah amdal terpadu dan itu di tanda tangani oleh pak Gubernur Syahrul Yasin Limpo, dan setiap yang akan dibangun oleh SBM apapun itu selalu dilengkapi dengan perijinan yang diperlukan.
Terkait jaminan reklamasi berdasarkan UU. No. 4 Tahun 2009 juga telah kami penuhi, menurut H.Fawzi (legal) bahwa PT. SBM telah menjaminkan dana reklamasi melalui kementrian ESDM melalui bank yang ditunjuk oleh pemerintah senilai ± 1 milyar rupiah.
Selanjutnya masalah Corporate social responcibility (komdep. Red), Nur Alan menambahkan, bahwa telah banyak kegiatan sosial yang dilakukan, yang diantaranya pekerjaan drainase, jalan setapak, bantuan obat-obatan, bantuan dana sosial keagamaan, bantuan 50 sak semen setiap bulannya ke para kepala dusun yang berada didua termasuk penuhan unruk ring satu dan lain-lain termasuk bantuan kepada organisasi kepemudaan KNPI maros dan lainnya.
Masalah pembebasan lahan Nur alan menjelaskan pula, bahwa itu dilakukan secara bertahap, dan selama ini yang berjalan dilakukan pembayaran sebesar Rp.500.000.000,- per bulan, saudara safri legal menyampaikan bahwa pihak kami berusaha semaksimal mungkin untuk segera menyelesaikan pembebasan lahan dan kami membayar berdasarkan data dari usulan kepala desa yang kami terima, berkas lengkap kami bayar, di tambahkan saudara safri bahwa apa bila ada areal atau lahan yang sudah dimanfaatkan oleh pihak SBM dan belum di bayarkan, kalau itu ada bukti dan data hari ini, maka hari ini juga kami bayarkan.
Dijelaskan pula oleh Nur alan terkait masalah lahan konversi, bahwa pihak SBM telah mengganti lahan dari hutan lindung seluar 750 ha dengan tanah/hutan di daerah palopo seluas 2 kali lipat berdasarkan kepetusan Menteri Kehutanan RI saat itu, dan itu juga dapat di cross check. Pada kesempatan itu Safri menambahkan, bahwa luas lahan pengganti hutan lindung yang akan di eksploitasi seluas ± 1.500 ha yang berlokasi di daerah palopo dan Luwu.
Prihal masalah batas wilayah area konsesi, memang kemi belum memiliki tapal batas, karena sampai saat ini belum dilakukan pematokan, dan dikatakan bahwa masalah ini akan disampaikan ke pihak Managemen PT. SBM.
Ketua Koalisi LSM Maros Ir. Colleng menjelaskan bahwa keberadaan PT. SBM adalah merupakan investasi besar buat kabupaten maros dan masyarakat maros dan sudah sepantasnya di jaga, diawasi dan dilindungi sebagai salah satu perusahaan milik putra daerah yang eksis saat ini. PT. SBM merupakan Icon Indonesia Tmur dan kita menaruh harapan besar untuk dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Maros seluas-luasnya.
Sehubungan masalah-masalah yang mengemuka ini lebih jauh dijelaskan bahwa pihak SBM harus lebih pro aktif dalam penyelesaiannya, pihak perusahaan tidak seyogyanya memperlihatkan sifat arogansinya karena dapat menimbulkan miss comunication dengan masyarakat, pemerhati, dan ormas-ormas lainnya, apa yang menjadi hak masyarakat adalah kewajiban perusahaan dan harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya, terutama masalah pembebasan lahan, lebih lanjut dijelaskan bahwa masalah CSR.
Memang, hal ini komdev yang tersirat dalam UU. 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas dan peraturan pelaksanana. 47 tahun 2012 Tentang Tanggungjawab sosial dan lingkungan dirasa belum mencakup unsur unsur serta konsepsi tentang csr yang sebenarnya, sebagaimana yang diakui oleh dunia global dalam ISO 26000. Oleh karena itu pihak perusahaan dalam perencanaannya berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dilaporkan ke pemerintah daerah seluruh program-program yang telah dikerjakan, sehingga pemerintah mengetahu dan kiranya dimungkinkan sedikit ada keterbukaan program komdev dengan pemda sebagai acuan untuk lebih sinerginya antar program.
Menyinggung masalah tapal batas wilayah areal konsesi PT. SBM Ketua Koalisi LSM menjelaskan bahwa sebaiknya pihak SBM se segera mungkin melakukan pematokan untuk kejelasan tapal batas wilayah, karena ini dapat mengundang berbagai macam polemik dan persepsi yang berbeda pada semua pihak untuk dapat dimanfaatkan oleh pemilik kepentingan untuk saling mencederai, lagi pula masalah tapal batas sejak awal harusnya sudah dilakukan pada saat pengukuran yang melibatkan dinas pertambangan dan dinas kehutanan setempat. setelah di konfirmasi kepada dinas terkait, hamril dinas kehutanan mengatakan bahwa SBM belum melakukan pematokan tapal batas begitu juga hal senada disampaikan inspektur tambang dinas pertambangan kabupaten maros.
Terkait UU. 32 tahun 2009 dan UU. Nno. 4 tahun 2009, terkait jaminan reklamasi, beliau mejelaskan bahwa itu wajib dan peruntukannya adalah untuk mereklamasi kembali areal lahan yang sudah di eksploitasi untuk dikembalikan sebagaimana fungsi semula, dan jaminan reklamasi itu di titipkan pada bank yang telah ditunjuk oleh pemerintah melalui dinas pertambangan dan atau kementrian esdm.
Menyangkut program lingkungan hidup secara luas, sebaiknya juga pihak SBM pada program komdevnya tidak hanya melakukan kegiatan sosial semata melainkan juga melakukan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk program ekonomi lingkungan berdasarkan situasi dan kondisi daerah dan kebutuhan lingkungan setempat.
Kami juga berharap kepada pihak managemen SBM, kiranya dapat lebih maksimal melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh stake holders yang ada di daerah termasuk rekruitmen tenaga kerja yang selama ini terkesan menganak tirikan putra daerah. selain itu kontribusinya masalah pajak untuk PAD daerah kiranya dapat lebih maksimal, sebagaimana penghargaan pembayar pajak terbaik yang telah diraih, sekalipun salah satu anak perusahaan dalam hal ini Bosowa mining masih terkendala dalam pembayaran pajak.
Bosowa Group adalah perusahaan bonafit dan sudah berskala internasional, dengan segala bidang usaha yang digeluti seluruhnya dilakukan secara profesional, dan pada setiap operasionalisasinya di setiap tingkatan tidaklah mungkin hanya menjadi bayang-bayang masyarakat.
Pihak koalisi dalam pertemuan klarifikasi tersebut ingin memperjelas setiap masalah, baik yang bersumber dari pengaduan masyarakat maupun hasil investigasi koalisi dengan tujuan untuk bersama-sama mencari solusi pada setiap masalah dengan harapan bahwa kedepan PT. SBM di maros dapat lebih profesional sehingga PT.SEMEN BOSOWA MAROS menjadi kebanggaan masyarakat***( lukman irwan )

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: