//
you're reading...
Nasional

Hj. Cucu Kepsek SMA Plus Tebar Ilmu-Ciparay… Tangani sendiri Pembangunan RKB

sma tebarBandung, [BIN].- Bantuan program pemerintah melalui dinas pendidikan sekolah menengah atas (SMA) mempunyai tujuan penting peningkatan pelayanan pembangunan sarana dan prasarana tempat pendidikan khususnya.
Melalui kucuran bantuan dana hibah anggaran perubahan dari provinsi Jawa Barat, baru – baru ini telah mengucurkan bantuan dana hibah tahun anggaran 2013, yang dialokasikan untuk pembangunan ruang kelas baru [RKB), sebesar Rp. 85,000. 000/lokal.
Pencairan dilakukan melalui rekening sekolah, dengan pekerjaan sistem swakelola oleh pihak sekolah dan dibentuk tim pelaksana [P2S), seperti halnya SMA Plus Tebar Ilmu Ciparay, mendapatkan bantuan untuk dua RKB dengan anggaran sebesar Rp.170 juta dialokasikan untuk dua ruang kelas baru.
Pencairan terealisasi pada Januari 2014, meski pelaksanaannya terlambat, yaitu sekitar pertengahan Pebruari 2014, sementara di sekolah lain yang mendapatkan bantuan RKB sudah hampir selesai dilaksanakan.
Saat pertama kali media Berita Investigasi Nasional klarifikasi, pihak sekolah tidak mengakuinya ada bantuan hibah dari Propinsi Jawa Barat, melainkan diakuinya dana pribadi Lembaga Yayasan. Untuk itu Media Berita Investigasi Nasional berusaha mencari informasi melalui Kepala Sekolah SMA Tebar Ilmu, Hj. Cucu dan yang bersangkutan secara tegas mengakuinya mendapatkan dana bantuan untuk dua RKB sebesar Rp. 170 juta yang dicairkan sekitar awal Januari 2014. Dana tersebut kemudian digunakan untuk pembangunan penambahan ruang kelas baru.
Hj. Cucu menambahkan, pihaknya mendapat bantuan sebanyak dua ruang kelas baru sebesar Rp. 170.000.000,- dan dicairkan pada awal bulan Januari 2014, yang pertama dibangun di lantai atas dulu dikarenakan terbatas kepemilikan tanah solusinya perluasan dengan cara pembuatan dak dan itu juga sebagian anggarannya modal sendiri.
“Memang awalnya SMA Plus Tebar Ilmu ini tidak mendapatkan, tapi kemudian dari Dinas Pendidikan menawarkannya tapi saya mengatakan kesiapan bila dilaksanakan untuk lantai atas dengan ukuran 8 x 9 meter kendatipun yang sebenarnya hanya 8 x 8,40 Meter,” kata Hj. Cucu.
Pelaksanaan dan pengelolaannya dikelola secara swakelola dalam hal ini kepala sekolah mengambil alih sebagai ketua pelaksana. Pengelolaan anggaran biaya pembangunan RKB maupun pembelanjaan bahan matrial ditangani Hj. Cucu dan Euis selaku bendahara proyek. (AR.B)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,113 hits
%d bloggers like this: