//
you're reading...
Nasional, Politik & Korupsi

PT.SEMEN BOSOWA MAROS PENUNGGAK PAJAK TERBESAR

Menurut Data dari Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Maros yang diperoleh tim Investigasi bahwa Kedua perusahaan tersebut sampai per tanggal 20 mei 2014 masih menyisakan tunggakan pajak sebesar Rp. 4.067.812.804 (EMPAT MILYAR ENAMPULUH TUJUH JUTA DELAPAN RATUS DUA BELAS RIBU DELAPAN RATUS EMPAT RUPIAH), dengan rincian:

PT.Semen Bosowa Maros Per 2014 : Pebruari Rp. 760.492.350.-
Maret Rp. 727.677.900,-
April Rp. 615.699.062,-
Jumlah Rp. 2.103.869.312,-
(Dua milyar seratus tiga juta delapan ratus enam puluh sembilan ribu tiga ratus dua belas Rupiah)

PT. Bosowa Mining 2012-2013 Rp. 1.314.032.146,-
Per 2014 : Januari Rp. 166.441.600,-
Februari Rp. 246.740.240,-
Maret Rp. 236.729.520,-
Jumlah Rp. 1.963.943.492,-
(Satu milyar sembilan ratus enam puluh tiga juta sembilan ratus empat puluh tiga ribu empat ratus sembilan puluh dua Rupiah)

 

 
BOSOWASulsel-BIN. PT Semen Bosowa Maros adalah Perusahaan yang mengelola bisnis semen secara full integrated yang terletak di kabupaten Maros Sulawesi Selatan tepatnya di Desa Baruga dan Desa Tukamasea kecamatan bantimurung. dengan kapasitas produksi sebesar dua juta ton klinker semen per tahun dan 2,4 juta ton semen per tahun.
Pabrik semen ini dibangun di atas lahan seluas 147 hektare (ha). Dalam realisasi proses produksinya dibutuhkan bahan baku clay (tanah liat) dan limstone (batu gamping) yang berasal dari tambang yang dikelola sendiri oleh pihak PT. SEMEN BOSOWAsedangkan PT Bosowa Mining adalah perusahaan yang bergerak di bidang penambangan marmer, yang sampai saat ini masih memproduksi blok atau marmer gelondongan dan pabrik pembuatan tile marmer, dan kedua perusahaan tersebut masih menyisahkan tunggakan pajak yang tidak sedikit.
Menurut kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Maros Drs. Noor Alim bahwa tunggakan pajak kedua perusahaan tersebut sudah sangat besar dan kami terus berupaya untuk melakukan penagihan dan pihak perusahaan wajib menyelesaikannya karena semua kan sudah di atur dalam undang undang no 28 tahun 2009, dan peraturan daerah kabupaten maros nomor 15 tahun 2011.
Saya kira semua sudah jelas hak dan kewajiban serta sanksi-sanksinya bila menunggak, bahkan kami sudah memberi teguran berkali-kali Kepala seksi penerimaan Dispenda mengatakan bahwa jumlah tunggakanPT. Semen Bosowa dan PT. Bosowa Mining yang belum terbayarkan hingga saat ini ( per 20 mey 2014) kurang lebih empat milyar dan, staf kami sudah berkali-kali melakukan penagihan ke pihak wajib pajak di menara Bosowa Lt.19/Lt.16 dan hanya mendapatkan janji-janji saja.
Dari salah satu staf penagihan menuturkan kami capek pak menagih di Bosowa, tidak ada perhatian kami hanya datang berdiri dan menunggu, setelah mereka datang hanya mengatakan minggu depan bapak datang kesini, minggu berikutnya kami datang begitu lagi dan seterusnya apa lagi Bosowa Mining, kami capek pak.
Ketua LSM Lembah Hijau kabupaten Maros Ir. Colleng saat berbincang dengan Media Berita Investigasi Nasional, dia menuturkan, bahwa obyek pajak kedua perusahaan tersebut masing-masing adalah limstone, clay dan marmer dan perusahaan tersebut melaporkan hasil produksinya ke Dispenda, saya justru mempertanyakan apakah Pemerintah Daerah mempercayai laporan produksi yang di laporkan itu, apakah sudah melakukan pengecekan secara langsung ke obyeknya, jangan jangan se enaknya melaporkan hasil produksinya.
Disini tidak ada keterbukaan pihak perusahaan sekaligus menjadi kelemahan pemerintah dalam hal ini pihak Dispenda untuk melakukan pengawasan, lemahnya pengawasan memberi peluang keapada wajib pajak untuk melalikan kewajibannya, kongkalikong data untuk hindari pajak, Pemerintah seolah ada ketakutan dan trauma berlebihan sehingga tidak dapat bersteitmen tegas kepada PT. Semen Bosowa Maros, bahkan terkesan selalu memberi jalan keluar dalam bentuk konversi berupa semen dengan alasan bahwa Maros butuh semen dalam jumlah besar. Memang, konversi dapat dibenarkan tapi tunggakan pajak tidak dapat di biarkan.
Lebih jauh dijelaskan bahwa Pemerintah seharusnya lebih pro aktif mensosialisakan seluruh Peraturan Daerah agar masyarakat dan pengusaha beserta seluruh wajib Pajak memahami kewajibannya. Dan memberi ketegasan dan menerapkan sanksi, apa lagi kepada PT. Semen Bosowa dan PT. Bosowa Mining menunggak bukan Cuma kali ini.
Dari data tunggakan sebesar Rp. 2.103. 869.312,- (Dua milyar seratus tiga juta delapan ratus enam puluh sembilan ribu tiga ratus dua belas ribu rupiah), berarti PT. Semen Bosowa merupakan Penunggak Pajak Terbesar di Kabupaten Maros belum termasuk PT.Bosowa Mining sebesar Rp. 1.963.943. 492,- (Satu milyar sembilan ratus enam puluh tiga juta sembilan ratus empat puluh tiga ribu empat ratus sembilan puluh dua rupiah).
Saya kira kondisi ini tidak dapat dibiarkan dan selain pemerintah keterlibatan DPRD sangat strategis dalam menyelesaikan persoalan tersebut dan tidak hanya memenuhi undang Direksi PT. SEMEN BOSOWAkemudian ikut mendengarkan ceramahnya dan atau memanggil Dieksi kemudian memberi penjelasan, saya kira DPRD Maros masih punya gigi sebagai fungsi pengawasan untuk memperjuangkannya karena Tunggakan pajak Berimbas kepada pencapaian PAD, dan PAD berdampak kepada Pencapaian Pembangunan yang kesemuanya itu untuk kepentingan masyarakat maros.
Bupati Maros sebaiknya memberi sanksi yang lebih tegas selain sanksi administrasi atau denda sebesar 2 persen juga sanksi penutupan ijin tambang dan atau tidak lagi memperpanjang iup-produksi yang akan berakhir, demi memberi efek jera kepada seluruh wajib pajak.
“ Kami mendukung setiap langkah dan keputusan Bupati dalam menindak setiap penunggak wajib pajak,” kata Ketua LSM Lembah Hijau Kabupaten Maros.
Wartawan Media Berita Investigasi Nasional sempat mengklarifikasi terkait Pajak PT. SBM bersama Bp. Ir. Colleng. Berikut beberapa petikan hasil wawancara.
Apakah ada pajak ABT, kalau ada dibayarkan di mana ?
Pajak pastilah ada kan ada aturannya dan itu sudah jelas, masalahnya selama ini apakah rekomendasi dikeluarkan oleh daerah kabupaten atau provinsi dan apakah pajaknya dibayarkan di daerah. menurut kabid dinas pertambangan yang menangani masalah sumberdaya air bahwa segala penggunaan air apakah itu air bawah tanah atau air permukaan harus ada ijin dan kena pajak.
Menurut Bapak berapa kira-kira penggunaan air Semen Bosowa per bulannya ?
Instalasi pipa yang dipasang pada sumber pengambilan air di bantimurung oleh PT. SEMEN BOSOWA tidak dilengkapi dengan meteran. tapi dengan melihat diameter pipa yang digunakan dapat diperkirakan bahwa Bosowa mengalirkan air dalam perharinya puluhan ribu kubik, hitung saja berapa per bulannya, dikalikan berapa harga perkubik, itulah yang seharusnya terbayarkan, itu hanya kira-kira, tapi coba tanya dinas pertambangan bidang yang menangani, atau pdam dan dispenda, pasti juga mereka tidak tahu menahu.
Upaya apa yang sudah dilakukan dalam rangka penertiban masalah diatas?
Rencana selalu ada, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, bahkan setiap tahun, dan Bosowa sudah beroperasi sekian lama, tapi sampai saat ini belum ada upaya untuk itu, langkah-langkah apa yang sudah dilakukan pemerintah terkait penggunaan air oleh Bosowa. pemerintah daerah sangat lemah karena perdanya tidak ada skalipun payung hukum yang lebih tinggi sudah ada, pihak pembuat ranperda terkait masalah ini kan dinas pertambangan bidang, harusnya sejak awal dibuatkan dan se segera mungkin di sahkan oleh DPRD karena ini menyangkut PAD.
Sampai berita ini diturunkan Tim Investigasi akan terus melakukan penelusuran sampai tuntas. (Lukman/Irwan)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: