//
you're reading...
Nasional

Suhu Politik Pilpres Diprediksi menular ke Jambi, HBA vs Zumi Zola Beradu Koalisi di-Pilgub Jambi 2015

Jambi, (BIN).- Persaingan menuju pemilihan Gubernur 2015, makin terasa. Diprediksi pertarungan dua kekuatan yang terjadi di Pilpres, akan menular juga di pilgub Jambi. Apalagi hingga saat ini belum ada kandidat lain menyatakan dirinya maju ataupun mempersiapkan diri. Sejumlah nama sebenarnya memiliki peluang untuk berkompetisi, sebut saja Bupati Tebo, Sukandar, Bupati Sarolaanagon Cek Endra, lalu Bupati Muaro Jambi Burhanuddin Mahir.
Apalagi mengingat pemilihan calon Gubernur kurang satu tahun lagi. Berdasarkan jadwal yang direncanakan KPU pada 9 April 2015. Maka dalam kondisi Jambi yang memiliki wilayah cukup luas dengan beragam karakter masyarakat, maka agak sulit menjelaskan ada calon yang berani melawan dua calon yang sudah ada ini. Karena untuk mengejar popularitas HBA dan Zumi Zola yang sudah sangat tinggi.
Dengan kondisi ini, pertanyaannya apakah ada yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk hanya sekedar populer dan itupun belum tentu menang. Secara logika, akan sangat sulit untuk bersaing dengan kedua calon tersebut.
Pengamat politik Idea Institute Jafar Ahmad meramalkan misalnya kedua calon Gubernur keberatan maju dengan pertimbangan missal karena ingin fokus mengurus partai atau tetap menjadi Bupati. Maka usaha calon alternatif tadi bisa saja ada manfatnya. Namun sejauh ini saya lihat ada tanda-tanda kedua calon ini berkeberatan untuk maju dalam ajang Pilgub nanti.
Mendiskusikan kedudukan calon Gubernur , terhadap Partai, harus dilihat atas berbagai perspektif. Sejauh ini meyakini partai Politik sebagai penyedia tiket masuk bertarung dalam pemilukada. Seandainya ada mesin partai yang bergerak, itupun dampaknya untuk saat ini tidak akan terlalu berpengaruh, Karena memang seperti yang telah disebutkan diatas, partai tidak memiliki basis dukungan idologis yang permanen, karenanya yang menjadi ukuran pertarungan antar figur calon. Berdasarkan teori prilaku pemilih, ada tiga hal yang harus dilihat dalam menganalisa kenapa seorang calon dipilih?
Pertama: karena kedekatan faktor sosiologis, hal ini biasanya berhubungan dengan wilayah, etnik, tradisi, pergaulan sosial yang dimiliki oleh sang calon. Semakin luas wilayah asal calon, mayoritas jumlah etnik, tercipta komunikasi intensif antar anggota etnik atau komunitas/paguyuban, dan luas pergaulan sang calon, maka secara sosiologis ia telah meemiliki alasan kuat untuk dipilih, begitupun sebaliknya.
Orang Indonesia, kebanyakan memilih karea faktor sosiologis ini, dimana atas pertimbangan social, maka mereka meemilih. Misalnya tidaak enak sama tetangga yang memilih si ‘A’ maka ia memilih juga atas nama si ‘A’ itu. Ingin terlihat sama dengan warga yang memilih si ‘B’ maka ia memilih si ‘B’ pula. Dengan asumsi yang maju HBA dan Zumi Zola, jelas secara sosiologis mereka mewakili wilayah Barat dari sisi wilayah, namun jika dilihat dari sisi lain pergaulan, jumlah penduduk/etnik, dan intesitas komunikasi antar komunitas maka masih ada pertanyaan lanjutan. Jawabnya tergantung dengan survey yang lebih mendalam. Saya belum ada survey untuk ini katanya.
Kedua: adalah pertimbangan psikologis. Jika sosiologis mempertimbangkan lingkungan social, maka psikologis mempertimbangkan personal, yakni hanya faktor suka atau tidak suka saja. Misal karena merasa si ‘A’ dinilai tepat dan matang, maka pada gilirannya ia menjatuhkan pilihan ke- si A, subjektif memang pertimbangannya atas dasar psikologis. Faktor ini menjadi penting bagi calon untuk menciptakan dirinya yang memiliki citra sesuai dengan selera yang difikirkan oleh kebanyakan orang.
Namun tidak kalah penting juga hal Ketiga; adalah faktor rasional. Kelompok calon pemilih yang mengedepankan faktor ini dengan alasan-alasan yang lebih rasional. Karena berasal dari teori prilaku pemilih rasional, sehingga mereka merasa beruntung memilih sang calon. Boleh jadi ia juga merasa beruntung karena sewaktu memilih mendapat tip uang transport, uang rokok atau jasa yang lainnya dari pihak calon, atau bisa saja keuntungan yang dimaksud sifatnya bukan berupa materi, tetapi yakin dengan diberi harapan, misalnya ia merasa yakin dan penuh harapan perbaikan kesejahteraan dan akan terwujud jika calon A terpilih menjadi Gubernur.
Ditempat terpisah, Direktur Eksekutif CEPP Jambi, Asad Isma mengatakan bila indikatornya popularitas maka sampai hari ini, baru muncul dua calon Gubernur saja, yakni Hasan Basri Agus ( HBA ) dan Zumi Zola. Namun melihat hasil pemilu legislatif, maka ada potensi empat pasangan Cagub dan Cawagub yang bakal muncul, misalnya nama Burhanuddin Mahir, Bupati Muaro Jambi, yang kembali maju mencalonkan diri menjadi Cagub.
Walaupun Burhanuddin Mahir sekarang ini menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Muaro Jambi, namun Burhanuddin Mahir berpeluang menggunakan Partai lain sebagai pengusung untuk maju di gelanggang Pilgub. Keseriusan Burhanuddin Mahir maju sebagai Cagub terendus lewat komunikasi dia dengan beberapa orang dekatnya dan beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Muaro Jambi, bisa menjadi maju, Burhanuddin Mahir berpotensi menjadi pembelah suara dari dua arus suara yang mulai mengkristal mendukung HBA dan Zumi Zola.
Namun untuk melihat keseriusan Burhannuddin Mahir untuk maju dapat dilihat gerakan sosialisaai, pendekatan terhadap parpol. Bila kita melihat tren dukungan masyarakat, maka boleh dibilang HBA representasi Jambi wilayah Barat dan Zumi Zola merupakan representasi wilayah Timur. Namun peta dukungan dengan representasi wilayah tentunya amat cair. Hal ini bisa dibuktikan, begitu leluasanya HBA melakukan sosialisasi di Tanjung Jabung Timur dan minggu lalu melantik Tim Sukses di Kecamatan Bendahara.
Begitu juga kita melihat munculnya baliho dan spanduk Zumi Zola di Kabupaten Sarolangon. Jika melihat perkembangan saat ini dengan melihat daerah basis, ia menilai HBA unggul di Sarolangon, Merangaian, Kerinci, Sei Penuh, Bungo, Batang Hari, Tanjung Jabung Barat. Alasan kenapa daerah ini menjadi Basis dukungan HBA, Pertama, Kabupaten Sarolangon merupakan tanah kelahiran, dan HBA pernah menjabat Bupati tahun 2006/2010 lalu, dan sekarang Bupati Sarolangon secara terbuka mendukung HBA untuk maju di Pilgub. Kedua; Kabupaten Merangin termasuk basis terkuat, karena HBA memiliki basis keluarga yang besar, masih kokohnya dukungan para tokoh dan kyai berpengaruh kepada HBA.
Belum lagi sejumlah Bupati yang memang berafiliasi ke HBA, seperti Bupati Merangin Haris, Bupati Bungo Sudirman Zaini, Bupati Kerinci dan walikota Sungai Penuh, semuanya dari Partai Demokrat. Sedangkan Zumi Zola memiliki basis dukungan terkuat di Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tebo, Muaro Jambi. Menguatnya dukungan Zumi Zola di Tebo tidak terlepas dukungan sejumlah tokoh Tebo yang cendrung mendukung Zumi Zola. Sedangkan Kabupaten Muaro Jambi termasuk daerah yang paling sering dikunjungi.
Dukungan beberapa tokoh berpengaruh lainnya seperti, Haji Busro. Belum menyebarnya dukungan kepada Zola disebabkan pergerakan sosialisasi Zumi Zola yang belum menyebar keseluruh Kabupaten jelasnya. Survei CEPP priode Maret terhadap 2.000 sampel pemilih muda, HBA unggul dengan prosentase 34 %, Zomi Zola 27 % sedangkan yang belum menentukan pilihan 37 %. Namun, perlu dihitung pula Zumi Zola adalah anak dari Zulkifli Nurdin mantan Gubernur Jambi yang bertahan sampai dua periode, termasuk orang terkuat di Propinsi Jambi, Zumi Zola sangat-sangat berpotensi dan sekaligus diperhitungkan pada pencalonan Pilgub Jambi tahun 2015 mendatang. (JHP.Toni)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,290 hits
%d bloggers like this: