//
you're reading...
Hukum & Kriminal

Pemilik SPBU Nor’ain Bakal Masuk Penjara…. ! Peringatan Bagi Pemilik SPBU di Kotim lainnya Yang Menyeleweng

SAMPIT-KALTENG-BIN,Polres Kotawaringin Timur dibawah kepemimpinan AKBP HIMAWAN BAYU AJI,SIK MH tidak main-main akan menindak tegas bagi siapa saja yang kedapatan melakukan Penyelewengan BBM Bersubsidi untuk rakyat, hal ini sudah terbukti saat ini sedang mempertajam kasus penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU 64 743 02 yang beralamat di jalan Tjilik Riwut Km 1,5 Sampit.
Pihaknya sudah resmi menetapakan Pemilik SPBU tersebut sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk rakyat, sikap tegas ini setidak-tidak nya menjadi Warning (Peringatan) bagi seluruh pemilik SPBU diwilayah Kotim untuk tidak melakukan hal yang sama.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Wartawan Berita Investigasi Nasional ( Pers.BIN ) bahwa Kapolres Kotim AKBP HIMAWAN BAYU AJI,SIK MH mengaku tidak akan menutup mata terhadap praktik penyalahgunaan BBM Bersubsidi jika ditemukan terbukti tidak akan segan segan menyeret pelaku, termasuk pemilik SPBU itu sendiri ke ranah hukum, seperti yang telah dilakukan SN pemilik SPBU 64 743 02 yang terkenal dengan SPBU H Nurain.
Menurut Himawan,”Saya menghimbau kepada seluruh pemilik SPBU diwilayah Hukum Polres Kotim, jangan sampai melakukan tindakan seperti pemilik SPBU 64 743 02,” tegas Himawan kepada beberapa wartawan (6/6)
Terkait dengan terseretnya pemilik SPBU 64 743 02 tersebut keranah Hukum, Polres Kotim sekarang masih menunggu hasil penelitian berkas perkaranya ,” Kami masih menunggu hasil kelengkapan berkas itu, jika sudah dinyatakan lengkap ( P-21 ) maka berkas tahap II akan segera dilimpahkan,” ujar Himawan.
Tersangka SN menurut Himawan ,”sewaktu-waktu bisa saja ditahan , namun tergantung hasil analisa penyidikan yang kini dilakukan penyidik unit IV Polres Kotim, dalam perkara ini pemilik SPBU 64 743 02 dijerat dengan pasal 55 jo pasal 56 UURI nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,”kata nya.
Himawn menambahkan,”Kasus yang menyeret SN pemilik SPBU 64 743 02 ini merupakan hasil pengembangan dari perkara sebelumnya yang menyeret Iswandi Chandra Alias Chandra sebagai tersangka karena melakukan penyelewengan BBM Bersubsidi pada tanggal 17 Januari 2014 usai keluar dari SPBU tersebut, dari Chandra berhasil diamankan berupa satu Unit Truk bak terbuka dengan Nomor Polisi DA 9536 NA didalam nya telah ditemukan profil tank ukuran 600 liter berisi solar sebanyak 500 liter serta dua buah drum, tiga buah drum rakit dan dua buah mesin pompa serta satu buah skala yang sekarang dijadikan barang bukti dalam perkara dua tersangka Chandra dan SN, Setelah dijadikan tersangka pada tanggal 21 Mei 2014 dalam perkara ini SN telah terbukti melakukan pelanggaran hukum yakni mengambil keuntungan dengan menjual BBm Bersubsidi yang seharusnya dijual Rp.5.500,- per liternya namun oleh tersangka dijual Rp.7.200,- per liternya. (Misnato/Tim)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,591 hits
%d bloggers like this: