//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Nasional

Ditpolair Polda Babel Berhasil Gagalkan Penyeludupan 25 Ton Monazit Ke Malaysia

Direktur Polair Polda Babel, Kombes. Pol. Dede Ruhiat

Direktur Polair Polda Babel, Kombes. Pol. Dede Ruhiat

Babel-BIN. Beberapa pekan lalu, anggota Direktorat Polair (Ditpolair) Polda Babel berhasil menggagalkan penyeludupan 25 Ton Monazit, di daerah perkebunan tepian Sungai Tangkalat, Desa Pejem, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka Induk yang akan di bawa ke Negeri Jiran alias Negara Malaysia. Setelah melihat kedatangan angggota Ditpolair Polda Babel, Puluhan buruh pikul yang sedang bekerja berusaha meloloskan diri dari sergapan anggota Polisi dan akhirnya beberapa orang buruh pikul berikut Barang Bukti ikut diamankan di halaman kantor Ditpolair Polda Babel Pangkalbalam.
Direktur Polair ( Dir Polair) Polda Babel, Kombes.Pol. Dede Ruhiat yang di dampingi Kepala Seksi Penegak Hukum Ditpolair Polda Babel, AKBP. Heru Budi, Saat di konfirmasi oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional mengatakan ” Polair awalnya memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya aktifitas bongkar muat barang yang mencurigakan di pinggir Sungai Tangkalat dan di duga barang itu adalah timah. Berkat informasi dari warga Kami cek ke lokasi, ternyata banyak buruh pikul sedang mengangkut karung dari truk ke pinggir sungai. Setelah melihat kami datang, mereka langsung kabur”.

Dengan bergerak cepat, anggota Polair berhasil mengamankan Enam orang yang ada dilokasi. Mereka adalah Rk yang diketahui sebagai pengurus barang, tiga orang sopir truk berinisial Hm, Sr, dan De serta sepasang buruh pikul berinisial Pn dan Nv. Dari hasil temuan Polair mencakup sekitar 25 Ton mineral Tambang di duga berjenis Monazit, dan juga mengamankan Tiga mobil truk dengan berplat nomor polisi BN 4047 BC, BN 4241 LB, dan BN 4586 AY. Berbagai barang yang ditemukan di lokasi serta Enam orang, telah diamankan di Kantor Ditpolair Polda Babel Pangkalbalam.

” Dari hasil keterangan dan pengakuan Rk mengatakan, monazite itu bukan miliknya (Rk), dia hanya koordinator saja dan diupah seseorang pemilik barang untuk membawa monazit dengan sistem upah bagi hasil, kelokasi tersebut. Polisi mendapat keterangan 25 Ton Monazit tersebut akan diselundupkan dari Bangka ke Negara Malaysia. Monazit rencananya akan dibawa di pinggir sungai dengan kapal kecil ke sebuah kapal besar yang sudah ada di tengah laut di perairan Riau Silip. Mengenai kepemilikkannya masih kita selidiki, untuk sopir mobil truk dan buruh pikul ini tidak mengetahui pemilik barang. Mereka hanya mengaku mendapat upah dari bekerja mengangkut dan menurunkan karung-karung berisi Monazit tersebut,” ungkap AKBP. Heru Budi.

AKBP. Heru Budi lebih jauh menjelaskan, Rk memberi informasi pembeli dari Malaysia yang menyanggupi membeli setiap Kilogram Monazit dengan harga sekitar Rp 80.000. Kalau di sini ( Bangka ) hanya sekitar Rp 20.000 sampai Rp 40.000 perkilogram. Dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya baru menetapkan satu orang tersangka yakni Rk yang merupakan koordinator pengiriman barang. Sedangkan lima orang lainnya statusnya masih menjadi saksi. ” Tersangkanya baru Rk saja, siapa pemilik barang dan asalnya dari mana, masih kami selidiki dan dikembangkan dulu,” Pungkas AKBP. Heru Budi.( Suryadi.L )

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,560 hits
%d bloggers like this: