//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Nasional

Pemilik SPBU 64 743 02 Hj.Noor Ain sudah ditangkap

noor ainSampit-(BIN), Kejaksaan Negeri Sampit sudah resmi menahan dan menjebloskan Pemilik Stasion Pengisian Bahan Bakar Umum yang beralamat di jalan Tjilik Riwut Km 1,5 Sampit (SPBU 64 743 02) atau PT.Cahaya Abadi Bersaudara Hj.Siti Noor Ain Als Hj Noor (58) setelah menerima pelimpahan berkas tahap II dari Penyidik Polres Kotawaringin Timur, pada hari Senin 14 Juli 2014 yang lalu, terkait dengan Kasus Pidana yang dilakukan tersangka menyalahgunakan Bahan Bakar Minyak bersubsidi jenis Solar.
Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Sampit Nanang Ibrahim Saleh melalui Kepala Seksi Pidana umum (Kasi Pidum) Achmad Taufik Hidayat mengatakan ,”Penahanan terhadap tersangka Noor Ain itu merupakan bukti pernyataan mereka sebelumnya menyebutkan Noor Ain pasti ditahan,”Setelah selesai diperiksa hari ini (14/7) yang bersangkutan langsung kami tahan selama 20 hari kedepan yang bersangkutan setatusnya menjadi tahanan Kejaksaan,” Jelas Taufik.
Informasi yang berhasil dihimpun Wartawan Berita Investigasi Nasional (Bin) Hj.Siti Noor Ain Als Hj Noor (58) dengan mengenakan baju merah berjilbab warna ping datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Sampit memenuhi panggilan Jaksa untuk menjalani pemeriksaan didampingi oleh anak perempuannya dan dikawal oleh Pengacaranya BURHANSYAH , setelah dilakukan pemeriksaan oleh JPU Kejari Sampit Tesha Dirgantara Noor Ain langsung dijebloskan kedalam sel tahanan Kejaksaan Negeri Sampit sebelum dititipkan di Lapas kelas II B Sampit.
Menurut Taufik,Noor Ain mengaku siap jika dirinya harus ditahan, dia tidak membantah atas perbuatannya, sangat berbeda dengan pengakuannya saat menjadi saksi dipersidangan Kasus Iswandi Chandra Als Chandra pada saat persidangan sebelumnya. Dalam pengakuannya Noor Ain benar melakukan perbuatan melawan hukum pada tanggal 17 Januari 2014 sekitar pukul 10.00 Wib, penyalahgunaan ini berawal ketika dirinya menerima pengisian BBM Bersubsidi jenis Solar dari Tersangka Iswandi Chandra, saat itu menggunakan truk dengan Nomor Polisi Ad 9536 NA yang sudah dimodifikasi.
Noor Ain dan Iswandi Chandra melakukan kesepakatan untuk Jual Beli BBM jenis Solar sebanyak 600 liter, antara lain 500 liter untuk diisikan kedalam profil tank yang dibawa menggunakan truk tersebut kemudian yang 100 liternya disi pada tangki truk untuk minyak jalan, dengan harga Rp.7.200 perliternya, setelah diisi uangnya langsung diserahkan kepada Noor Ain sebesar Rp.4,8 juta, atas perbuatan ini Noor Ain dibidik dan diancam melanggar pasal 55 UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Sampai berita ini diturunkan Hj.Siti Noor Ain sudah dititipkan di Lapas kelas II B Sampit akan disamakan seperti tahanan yang lain dan tidak ada yang diistimewakan, rencananya dalam waktu dekat Sidangnya akan segera digelar , berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sampit pada tanggal 17 Juli 2014 , tinggal menunggu ketetapan Hakim Majelis Pengadilan Negeri Sampit kapan Noor Ain duduk dikursi Pesakitan untuk diadili.
Sementara itu Burhansyah Pengacaranya mengatakan mereka belum mengajukan Surat Penangguhan Penahanan,” Kemungkinan nanti setelah berkasnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sampit , kami akan ajukan Surat Penangguhan penahanannya,” Jelas Burhan. (To)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,369 hits
%d bloggers like this: