//
you're reading...
Hukum & Kriminal, Politik & Korupsi

Di Duga Pungli Pasar Keramat Tinggi Mencapai Puluhan Juta

Jambi –BIN. Pasar keramat tinggi yang terletak di jalan gajah mada kelurahan pasar baru kecamatan Muara Bulian kabupaten Batang Hari/Jambi di duga melakukan Pungutan Liar (pungli) hingga mencapai puluhan juta Rupiah perbulannya yang di lakukan oleh oknum asosiasi pedagang pasar Keramat Tinggi itu sendiri dengan dalih uang keamanan pasar.
Pembentukan asosiasi pedagang pasar yang di duga tanpa sepengetahuan dan persetujuan pedagang pasar membuat sejumlah pertanyaan tentang legalitas atau keabsahan asosiasi yang telah melakukan pungutan illegal tersebut.
Menurut penuturan salah satu pedagang pasar pada awak media Berita Investigasi Nasional bernama Asep pada Jum’at (15/08) yang sempat mengalami kejadian kehilangan barang dagangannya, namun pihak asosiasi pedagang pasar tidak memberikan ganti rugi terhadap kerugian yang di alaminya.
“Saya selalu membayar setiap bulannya terhadap tagihan keamanan pasar, tapi kerugian yang saya alami mencapai lima juta Rupiah pihak asosiasi seolah tidak mau tahu,” ujar asep.
Besaran pembayaran terhadap pungli pasar keramat tinggi jumlahnya variatif, untuk blok Rp.15.000,- untuk blok mall Keramat Tinggi dan Rp.10.000,- untuk jenis pertokoan biasa dan emperan yang mencapai ratusan unit, yang mengalami pungutan tersebut termasuk pedagang sayur yang ada di pasar keramat tinggi tersebut.
Terkait legalitas pungutan yang di lakukan oknum asosiasi pedagang pasar keramat tinggi, Danil Kabid Perkotaan DISKOTA Batang Hari saat di temui di ruang kerjanya Rabu (21/08) mengatakan tidak mendapat laporan tentang keuangan yang di pungut oleh pihak asosiasi pedagang pasar pada pihak pemerintah Batang Hari yang dalam hal ini pihak Dinas perkotaan (Diskota) Batang Hari itu sendiri.
” Terhadap kegiatan pungutan yang di lakukan pihak Asiasi pedagang pasar, memang tidak ada laporan pada kita. Dan mereka memang tidak ada SK dari pemerintah Batang Hari untuk legalitas mereka, ” ujar Danil kepada Media Investigasi Nasional.
Yang di sayangkan lagi adalah sering terjadi kehilangan barang milik pedagang di dalam lokasi pasar terutama di los pedagang sayur namun tidak mendapatkan ganti rugi.
Lalu buat apa dan untuk siapa pungutan tersebut dilakukan? (JHP/herlas)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,290 hits
%d bloggers like this: