//
you're reading...
Berita daerah, Ekonomi & Bisnis

Pamsimas Mangkrak, Belum Dimanfaatkan Warga Lebari

pamsimasKENDAL, (BIN) – Pamsimas merupakan program dari pemerintah pusat dalam membantu masyarakat menyediakan air bersih untuk bisa dikonsumsi sebagai air minum, penyediaan air bersih dengan mengambil dari sumber mata air atau dengan melakukan pengeboran sumur yang mengandung debit air yang besar.

Desa Jawisari tepatnya di Dusun Lebari merupakan salah satu yang mendapatkan program tesebut. Namun aneh usai dibangun dan selesai tahun 2012 lalu hingga sekarang belum juga dimanfaatkan oleh warga. Padahal pengajuan permintaan Pamsimas ke pemerintah pusat berdasarkan kepada kebutuhan masyarakat.

Susilo (35) warga lebari saat dikonfirmasi mengatakan jaringan Pamsimas hanya sampai ke pipa utama dan belum sampai kepada rumah warga. Untuk bisa sampai kerumah harus secara swadaya menyediakan sendiri pipa instalasi air dan juga meteran air.

“Kami sudah melakukan pertemuan beberapa kali untuk menentukan berapa besar dana yang harus disediakan oleh warga agar air bisa masuk kerumah akan tetapi sampai saat ini belum juga ada kesepakatan dari warga, dikarena pada masing-masing warga mempunyai kebutuhan yang tidak sama,” ujar Susilo yang juga pengurus BPSPAM.

Pihaknya juga menambahkan Dusun Lebari dalam penyediaan air bersih masing-masing warga bisa mengambil sendiri dari sumber mata air lain bukan dari Pamsimas dengan menyediakan sendiri pipa kecil langsung ke mata air.

“Saat musim penghujan air tersebut keruh karena bercampur dengan lumpur dan kurang higienis bila dikonsumsi warga. Upaya pertemuan antara perangkat desa dengan warga Lebari untuk mencapai kesepakatan berapa anggaran yang harus disediakan secara swadaya,” jelasnya.

Ada 275 Kepala Keluarga di dua dusun yaitu dusun Lebari dan juga dusun Krajan yang sama membutuhkan sarana Pamsimas tersebut. untuk kesepakatan berapa besar anggaran yang harus dikeluarkan warga sampai saat ini belum juga bisa disepakati oleh warga.

“Tak kurang-kurang saya mengajak warga untuk mengadakan pertemuan namun kata sepakat belum juga ada, kami sudah berkali-kai mendapatkan teguran dari satker (satuan Kerja) Pamsimas karena sudah dua tahun belum juga berfungsi,” lanjutnya.

Kepala Desa Jawisari M.Ruri mengaku belum mengetahui duduk permasalahan kenapa Pamsimas tidak juga dioperasikan, pasalnya dirinya baru menjabat sebagai Kepala Desa Jawisari.

Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang M Fauzi melalui Kabid Ciptakarya Sudaryanto saat dikonfirmasi membenarkan belum beroparasinya Pamsimas di Desa Jawisari. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan fasilitator Pamsimas agar bisa memberikan pengertian arti penting air bersih bagi masyarakat.

“Program ini memang bentuknya pemberdayaan masyarakat sehingga partisipasi masyarakat sangat diperlukan, untuk penyediaan air bersih dan instalasi kami hanya menyediakan berupa pipa utama dan warga yang harus melanutkan sendiri sampai ke rumah masing-masing,” tandasnya.

Dikatakannya, dalam hal ini masyarakat harus mengerti dan membantu program pemerintah agar bisa berjalan dengan baik, “Jika masyarakat belum menyadari betul bahwa program ini harus didukung masyarakat melalui dana swadaya agar bisa dinikmati hingga ke rumah maka sampai kapanpun tidak akan beroperasi dan difungsikan,” ungkapnya.

Sementara itu salah seorang faslitator Pamsimas Suratmi bersama dua fasilitator lain Susilo dan Fitri Kurniawati sudah mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat di Dusun Lebari.

“Rencanan bulan oktober ini kami akan mengadakan pertemuan dengan warga, kami menawarkan jadwal pertemuan yang bisa dihadiri oleh semua warga sehingga permasalahan bisa kami kupas satu per satu,” ujar Suratmi.

Lebih lanjut ia mengatakan, sudah menjadi tugas ketiganya sebagai fasilitator berkelanjutan untuk memastikan bahwa program Pamsimas bisa berjalan dengan kesadaran penuh dari warga. Pihaknya juga mengatakan fungsinya instalasi rumah dan penggunaan meteran air agar debit air secara merata bisa masuk ke rumah bahkan Semua peralatan tersebut yang arus menyediakan adalah masing-masing rumah tangga karena dana Pamsimas tidak boleh dipakai untuk membeli peralatan instalasi rumah tangga.

“Setiap rumah tangga harus menyediakan sendiri komponen-komponen untuk instalasi pamsimas,” lanjutnya.(eko)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

lowker

Edisi 101

101_Page_01

Pendiri / Pimpinan Umum

pimred

” Siap Tangkap & Penjarakan KORUPTOR …! “

LOGO W CORRUPTION web
16Y

STOP PRESS !

stopress web joko purnomoedi tengku h martono marshandi

Arsip Berita

Kategori Berita

Kumpulan Berita

Fan’s page BIN

Blog Stats

  • 211,560 hits
%d bloggers like this: